Angkat Kisah dari Jeneponto, Film De Toeng Tayang di Bioskop Pekan Depan

Selasa, 02 Februari 2021 - 16:24 WIB
Pengalaman horor juga dirasakan oleh Turatea Production sebagai tim produksi film ini. Asmin Amin selaku Produser mengaku, para staf produk film yang memiliki kepekaan tinggi bisa merasakan dengan jelas aura mistis saat proses pengambilan gambar di lokasi.

"Teman secara nyata melihat di foto, di ayunan itu kelihatan ada tangan. Orang yang punya kepekaan bisa merasakan itu saat proses pembuatan film ini," kata Asmin.

Cerita film yang kental kebudayaan ini bermula dari seorang guru silat yang jatuh cinta pada putri seorang Karaeng (bangsawan). Tapi karena posisi keduanya dalam strata sosial dinilai tidak setara, sehingga tidak mendapat restu. Keduanya lalu silariang atau kawin lari, tapi dengan resiko akan mengikuti ritual penyembelihan jika ditemukan. Nahas, keduanya ditemukan lalu dipenggal.

Sebelum meninggal, pasangan tersebut memiliki seorang anak yang dibawa lari oleh sang nenek. Karena sebelum pasangan tersebut ditemukan dan disembelih, sang nenek sering mengunjunginya secara rahasia. Tapi karena tidak diakui oleh keluarga, sang nenek yang sangat sayang pada cucunya tersebut membawanya ke Bukit De Toeng dan tinggal di sana.

Baca Juga: Suguhkan Adegan Menegangkan, Berikut 5 Film Kolosal Terbaik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!