Merapi Meletus Semburkan Awan Panas, Warga Turgo Pakem Diminta Mengungsi
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:29 WIB
Awan Panas guguran Merapi terlihat dari Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (27/1/2021). Foto SINDOnews /Priyo S
SLEMAN - Gunung Merapi meletus dan terus mengeluarkan awan panas guguran Rabu (27/1/2021), terakhir terjadi sekitar pukul 13.40 WIB dengan jarak luncur diperkirakan sekitar 1,8 km. Sebelumnya pada pukul 06-00 WIB-12.00 WIB BPPTKG mencatat terjadi 22 awan panas guguran ke arah barat daya hulu Sungai Krasak dan Boyong dengan jarak luncur maksimal 1,5 km.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan, pagi hingga siang Gunung Merapi terus mengeluarkan awan panas guguran, terakhir pada pukul 13.40 WIB dengan jarak luncur sekitar 1,8 km ke arah barat daya hulu Sungai Krasak dan Boyong.
Baca: Merapi Meletus! Dalam 6 Jam 22 Kali Luncurkan Awan Panas
“Itulah baru data awal, Untuk data-data lainnya, kami belum menerima laporan,” kata Joko, Rabu (27/1/2021).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan, pagi hingga siang Gunung Merapi terus mengeluarkan awan panas guguran, terakhir pada pukul 13.40 WIB dengan jarak luncur sekitar 1,8 km ke arah barat daya hulu Sungai Krasak dan Boyong.
Baca: Merapi Meletus! Dalam 6 Jam 22 Kali Luncurkan Awan Panas
“Itulah baru data awal, Untuk data-data lainnya, kami belum menerima laporan,” kata Joko, Rabu (27/1/2021).
Lihat Juga :