SMP di Majalaya Nekat Belajar Tatap Muka, FAGI: Mesti Diberi Efek Jera
Jum'at, 22 Januari 2021 - 14:19 WIB
Baca juga: Viral Kasus Pemukulan Sopir, Ini Penjelasan Satpol PP Kota Cimahi
Menurut dia, hal itu merupakan bentuk ketidakpatuhan sekolah terhadap pemerintah. Apalagi, Kabupaten Bandung secara tegas masih melarang kegiatan belajar tatap muka.
Baca juga: Tahun 2020 Sesar Lembang Tak Timbulkan Gempa Bumi, Ini Kekhawatiran BMKG
Saat kasus COVID-19 masih tinggi, sekolah tatap muka dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru. "Kami berharap, pemerintah setempat bisa memberi efek jera, agak sekolah lainnya tidak ikut ikutan. Jangan sampai ada lagi kasus seperti ini," imbuh dia.
Pemerintah, kata dia, bisa memberikan sanksi administratif bila sekolah negeri. Bila sekolah swasta, bisa dalam bentuk penangguhan dana bantuan hingga pencabutan izin.
Menurut dia, hal itu merupakan bentuk ketidakpatuhan sekolah terhadap pemerintah. Apalagi, Kabupaten Bandung secara tegas masih melarang kegiatan belajar tatap muka.
Baca juga: Tahun 2020 Sesar Lembang Tak Timbulkan Gempa Bumi, Ini Kekhawatiran BMKG
Saat kasus COVID-19 masih tinggi, sekolah tatap muka dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru. "Kami berharap, pemerintah setempat bisa memberi efek jera, agak sekolah lainnya tidak ikut ikutan. Jangan sampai ada lagi kasus seperti ini," imbuh dia.
Pemerintah, kata dia, bisa memberikan sanksi administratif bila sekolah negeri. Bila sekolah swasta, bisa dalam bentuk penangguhan dana bantuan hingga pencabutan izin.
(boy)
Lihat Juga :