Kisah Warga Kepulauan Seribu yang Terbawa Hanyut dari Sulawesi dan Kalimantan
Minggu, 24 Januari 2021 - 08:35 WIB
“Kami termasuk dari 12 kepala keluarga yang bermukim di Pulau Payung,” ucapnya.
Tak ada listrik, penerangan hingga saluran informasi membuat warga di sana bertahan hidup. Mereka kemudian membabat hutan membuka lahan pertanian yang baru.
Menjelang tahun 75-an, warga menyadari pentingnya pendidikan lalu membangun sebuah ruang kelas ukuran 6x3 meter sementara dengan bilik anyaman bambu beratapkan daun kelapa. Tiga guru dari Pulau Pramuka sengaja didatangkan untuk membantu pendidikan warga.
Tak ada listrik, penerangan hingga saluran informasi membuat warga di sana bertahan hidup. Mereka kemudian membabat hutan membuka lahan pertanian yang baru.
Menjelang tahun 75-an, warga menyadari pentingnya pendidikan lalu membangun sebuah ruang kelas ukuran 6x3 meter sementara dengan bilik anyaman bambu beratapkan daun kelapa. Tiga guru dari Pulau Pramuka sengaja didatangkan untuk membantu pendidikan warga.
(jon)
Lihat Juga :