Dampak Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bekasi Tembus 200 Ribu Orang

Kamis, 21 Januari 2021 - 13:09 WIB


Menurut dia, setiap tahun itu ada 10.000 sampai 15.000 angkatan kerja baru. Sedangkan penyerapan dari perusahaan, belum maksimal dengan kondisi saat ini. Suhup menjelaskan, terkait maraknya PHK disejumlah industri sangat disesalkannya, karena sikap dari pelaku usaha yang tidak melaporkan adanya pengurangan jumlah karyawan.

Padahal, data tersebut penting sebagai dasar untuk melakukan sejumlah program pemulihan perekonomian."Selama ini ada perusahaan-perusahaan yang memang tidak terbuka kepada kami. Makanya, kami akan turun ke lapangan, mengarahkan perusahaan agar membuka lowongan kerja untuk masyarakat Kabupaten Bekasi," tegasnya.

Saat ini pemerintah telah merencanakan beragam upaya untuk menekan angka pengangguran. Diantaranya dengan memperbanyak pelatihan bagi calon tenaga kerja yang produktif."Kami akan membuka pelatihan-pelatihan bekerjasama dengan berbagai perusahaan. Satu bulan pelatihan, dan tiga bulan magang. Nanti semuanya dibiayai pemerintah, perekonomian pulih, angkatan kerja sudah siap bekerja," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!