Bangkitkan Pariwisata, WDC Grebek Banyuwangi dengan Konsep Run Table Top

Rabu, 20 Januari 2021 - 13:23 WIB
“Kalau dulu sebelum pandemi, Table Top yang mempertemukan vendor dan TA diadakan di Ballroom Hotel atau Restoran dengan waktu yang terbatas, tapi sekarang vendor secara bergiliran ikut dalam bus yang berisi perwakilan TA. Bayangkan, selama 3 hari para perwakilan TA bisa tanya banyak hal ke vendor. Tujuannya apa, biar mereka bisa diskusi sekaligus menanyakan program dan promo yang ditawarkan para vendor,” tambah Syafi’i. Baca juga: Sri Mulyani dan Sandiaga Uno Gelar Pertemuan Tertutup, Bahas Apa Ya?

Diakuinya, bahwa sekarang ini bukan kondisi yang mudah bagi pelaku TA untuk bisa bertahan hidup. Itu sebabnya perlu komunikasi dan lobi-lobi dengan vendor selaku penyedia jasa yang menunjang sektor pariwisata agar masyarakat bisa kembali wisata dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Destinasi pertama yang didatangi adalah Banyuwangi. Kenapa memilih Banyuwangi? Menurutnya, objek wisata di Banyuwangi itu sangat banyak dan cantik, tidak kalah dengan Bali. Selain itu kalau ke Banyuwangi tidak perlu rapid antigen.

"Itu untuk kondisi saat ini ya. Kita tidak tahu bagaimana kondisi ke depan. Kami juga didukung oleh Pemda setempat, Asosiasi Travel Agent Banyuwangi dan Kelompok Sadar Wisata di Banyuwangi. Mereka menyambut baik kegiatan ini, bahkan ada yang memberi fasilitas secara gratis dan diskon besar-besaran. Semua ini dilakukan agar pariwisata bisa kembali bangkit tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” ungkap pemilik Surya Sakti Tour ini.

Hal senada juga diungkapkan Hery, pemilik Titik Nol Tour Jogja yang hadir sebagai peserta. Pria yang sudah merintis bisnis travel agent sejak tahun 1989 ini menyambut baik langkah inovatif WDC dalam kegiatan Famtrip. Menurutnya, sekarang ini pelaku wisata harus agresif dan inovatif untuk menarik wisatawan.

“Meski terpuruk, tapi harus ada yang bergerak untuk pariwisata. Kami juga butuh kehidupan. Apalagi pendapatan daerah itu sebagian besar dari sektor pariwisata, jadi sekarang saatnya kita masuk dalam Peradaban Pariwisata yang baru. Kami siap kok, dan kami sangat mendukung program pemerintah untuk menghidupkan pariwisata dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” tegas Hery.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!