Ingatkan Penerima Vaksin COVID-19, Ridwan Kamil: Jangan Euforia Berlebihan
Jum'at, 15 Januari 2021 - 13:55 WIB
Adapun vaksin Sinovac yang bakal diproduksi PT Bio Farma sudah menunjukkan perkembangan positif pada uji klinis tahap tiga. Sebagai relawan uji klinis vaksin Sinovac, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku bahwa antibodinya kini meningkat hingga 99% pasca dua kali disuntik vaksin asal China itu.
"Darah saya sekarang sudah terkandung antibodi 99 persen, padahal baru bulan Maret nanti akan diumunkan," ungkapnya, Jumat (15/1/2021).
Menurut Kang Emil, puncak keberhasilan vaksin Sinovac yang telah disuntikkan kepada para penerima vaksin baru akan mencapai puncaknya pada tiga bulan setelah penyuntikan kedua atau 14 hari setelah penyuntikan pertama.
Dia menyebut, penyuntikan dosis pertama merupakan perkenalan vaksin terhadap tubuh, sedangkan dosis kedua pembentukan antibodi. "Dan tiga bulan setelah penyuntikan kedua adalah masa panen antibodi," ujarnya.
Oleh karenanya, Kang Emil mengingatkan para penerima vaksinasi COVID-19 tak lantas bereuforia berlebihan yang dikhawatirkan menyebabkan kelalaian dalam menerapkan prokes 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangah dengan sabun. "Jadi, jangan setelah divaksin pertama langsung euforia, lalu terjadi kelalaian 3M, itu yang saya khawatirkan," tegasnya.
Lihat Juga :