Ingatkan Penerima Vaksin COVID-19, Ridwan Kamil: Jangan Euforia Berlebihan

Jum'at, 15 Januari 2021 - 13:55 WIB
Kang Emil mengakui, hingga kini, masih ada masyarakat yang ragu terhadap efektivitas vaksin, sehingga enggan untuk divaksin. Karenanya, Kang Emil meminta semua pihak, termasuk media massa mengampanyekan vaksinasi COVID-19 sebelum vaksinasi bagi masyarakat umum yang dijadwalkan April 2021 digelar.

"Saya berharap kepada media, sambil menunggu penyuntikan ke masyarakat April atau paling cepat Maret mendatang, media lebih banyak informasikan berita baik. Saya pribadi sudah lelah dengan berita buruk tentang COVID-19 ini, mudah-mudahan tahun 2021 lebih banyak berita baiknya," bebernya.

Kang Emil juga menegaskan bahwa saat ini merupakan situasi darurat perang melawan COVID-19. Jika masyarakat tidak mau mengikuti vaksinasi, kata Kang Emil, maka korban akan semakin bertambah.

"Makanya, dalam situasi darurat ini, vaksin menjadi wajib bagi mereka yang memenuhi kriteria. Yang tidak wajib itu yang sudah pernah kena COVID-19 karena di dalam tubuhnya sudah ada antibodi. Kedua, yang komorbidnya banyak," tandasnya.

Diketahui, Indonesia telah memulai vaksinasi COVID-19 yang ditandai dengan penyuntikan vaksin Sinovac kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya serta sejumlah tokoh masyarakat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1/2021) lalu.

Adapun di Jabar, vaksinasi COVID-19 telah dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota. Di tingkat Provinsi Jabar, sejumlah tokoh mulai Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulim hingga para tokoh masyarakat dan agama menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Kamis (14/1/2021).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!