COVID-19 Mengganas di Kota Mojokerto, Tempat Isolasi Penuh
Jum'at, 15 Januari 2021 - 02:11 WIB
Rusunawa Cinde di Kota Mojokerto yang difungsikan sebagai tempat isolasi warga positif Covid-19 tanpa gejala.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
MOJOKERTO - Penyebaran virus Corona di Kota Mojokerto seakan tak terbendung. Hingga kini tercatat 170 orang positif COVID-19 yang masih menjalani isolasi.
Terus membludaknya jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Onde-onde, membuat Rusunawa Cinde yang difungsikan sebagai tempat isolasi penuh. Bahkan, rusunawa yang terletak di Jalan Cinde VIII, Kelurahan/Kecamatan Prajuritkulon itu, sudah tak mampu lagi menampung tambahan pasien COVID-19.
"Kapasitas Rusunawa hanya bisa menampung 65 orang dan sekarang sudah penuh. Karena sebegitu banyaknya yang terkonfirmasi positif (COVID-19)," kata Juru Bicara Tim Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetio, Kamis (14/1/2021).
Kondisi ini memaksa Pemkot Mojokerto untuk menambah tempat atau gedung isolasi bagi warga yang positif COVID-19 namun tidak bergejala. Rencananya, Pemkot Mojokerto akan memfungsikan Gedung Diklat Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari sebagai lokasi tambahan isolasi warga terpapar COVID-19. "Kira-kira gedung diklat ini bisa menampung sekitar 25 orang. Namun masih kita persiapkan segala sesuatunya," imbuh Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTDP) Kota Mojokerto ini. Baca: Polres Lampung Utara Bekuk Pemakai dan Pengedar Narkoba.
Terus membludaknya jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Onde-onde, membuat Rusunawa Cinde yang difungsikan sebagai tempat isolasi penuh. Bahkan, rusunawa yang terletak di Jalan Cinde VIII, Kelurahan/Kecamatan Prajuritkulon itu, sudah tak mampu lagi menampung tambahan pasien COVID-19.
"Kapasitas Rusunawa hanya bisa menampung 65 orang dan sekarang sudah penuh. Karena sebegitu banyaknya yang terkonfirmasi positif (COVID-19)," kata Juru Bicara Tim Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetio, Kamis (14/1/2021).
Kondisi ini memaksa Pemkot Mojokerto untuk menambah tempat atau gedung isolasi bagi warga yang positif COVID-19 namun tidak bergejala. Rencananya, Pemkot Mojokerto akan memfungsikan Gedung Diklat Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari sebagai lokasi tambahan isolasi warga terpapar COVID-19. "Kira-kira gedung diklat ini bisa menampung sekitar 25 orang. Namun masih kita persiapkan segala sesuatunya," imbuh Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTDP) Kota Mojokerto ini. Baca: Polres Lampung Utara Bekuk Pemakai dan Pengedar Narkoba.
Lihat Juga :