Jadi Tersangka Kerumunan, Dua Manager Waterboom Cikarang Terancam Denda Rp400 Juta
Kamis, 14 Januari 2021 - 19:18 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan saat konfrerensi pers, Kamis (14/1/2021). Foto: MNC Portal/Wisnu Yusep
BEKASI - Polrestro Bekasi menetapkan General Manager (GM) Ike Patricia dan Manager Marketing (MM) Waterboom Lippo Cikarang , Dewi Nawang Sari sebagai tersangka pelanggaran protokol Kesehatan Covid-19 di Waterboom Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Minggu 10 Januari 2020 lalu.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengungkapkan, dua tersangka terlibat dalam memberikan promo kejutan awal tahun dengan harga tiket sebesar Rp10 ribu per orang pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, untuk pembelian tiket langsung di loket Waterboom.
Baca juga: Kapolsek Cikarang Selatan Dicopot Gara-gara Kerumunan Waterboom Cikarang
"Dua tersangka dikenakan Pasal 9 Jo Pasal 93 UU RI Nomor 8 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP (dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang) dan serta Pasal 218 KUHP (berkerumun)," ujar Hendra dalam keterangan pers di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (14/1/2021).
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengungkapkan, dua tersangka terlibat dalam memberikan promo kejutan awal tahun dengan harga tiket sebesar Rp10 ribu per orang pada Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, untuk pembelian tiket langsung di loket Waterboom.
Baca juga: Kapolsek Cikarang Selatan Dicopot Gara-gara Kerumunan Waterboom Cikarang
"Dua tersangka dikenakan Pasal 9 Jo Pasal 93 UU RI Nomor 8 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP (dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang) dan serta Pasal 218 KUHP (berkerumun)," ujar Hendra dalam keterangan pers di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (14/1/2021).
Lihat Juga :