Lamongan Berduka, Empat Dokter Telah Gugur Terpapar COVID-19
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:29 WIB
Meninggalnya dokter di Lamongan ini, kata Eko, menambah panjang jumlah dokter di Lamongan yang terpapar COVID-19. Hingga hari ini, Kamis (14/1/2021), lanjut Eko, tercatat sudah 4 dokter yang gugur karena terjangkit virus Corona ini. "Hingga saat ini sudah 4 dokter di Lamongan yang meninggal dunia karena terpapar COVID-19," jelasnya.
Lebih jauh, Eko mengimbau masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan dan selalu memperhatikan untuk tetap menerapkan 3M, yaitu memakai Masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Menjaga Jarak. Meski tampak sepele, Eko menyebut perilaku taat protokol kesehatan inilah yang mampu menghindarkan masyarakat dari terpapar COVID-19. "Dan perilaku taat protokol kesehatan ini harus dilakukan semua anggota keluarga dan seluruh masyarakat," tambahnya.
Data Resmi Dinkes Lamongan, penyebaran COVID-19 di Lamongan secara akumulatif sudah 2.018 orang yang terkonfirmasi positif di mana 143 di antaranya aktif dan 1.736 sudah dinyatakan sembuh dan 139 orang meninggal dunia. Selain itu, ada sebanyak 74 orang berstatus probable, 2.178 orang berstatus suspek, 4.068 orang berstatus kontak erat dan 54.704 orang berstatus pelaku perjalanan.
Lebih jauh, Eko mengimbau masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan dan selalu memperhatikan untuk tetap menerapkan 3M, yaitu memakai Masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Menjaga Jarak. Meski tampak sepele, Eko menyebut perilaku taat protokol kesehatan inilah yang mampu menghindarkan masyarakat dari terpapar COVID-19. "Dan perilaku taat protokol kesehatan ini harus dilakukan semua anggota keluarga dan seluruh masyarakat," tambahnya.
Data Resmi Dinkes Lamongan, penyebaran COVID-19 di Lamongan secara akumulatif sudah 2.018 orang yang terkonfirmasi positif di mana 143 di antaranya aktif dan 1.736 sudah dinyatakan sembuh dan 139 orang meninggal dunia. Selain itu, ada sebanyak 74 orang berstatus probable, 2.178 orang berstatus suspek, 4.068 orang berstatus kontak erat dan 54.704 orang berstatus pelaku perjalanan.
(shf)
Lihat Juga :