Tiba di Kota Bogor, 9.160 Vaksin Sinovac 24 Jam Dijaga Polisi
Selasa, 12 Januari 2021 - 19:09 WIB
"Sudah ada izin penggunaan darurat atau EUA dari BPOM, sudah dinyatakan lolos dan aman. Saya kira kita berpegangan pada hal tersebut," terangnya. (Baca juga: 9.160 Vaksin Sinovac Tiba di Bogor, Bima Arya: Khusus Nakes dan Pejabat )
Bima Arya menerangkan, ada beberapa kriteria yang tidak bisa disuntik vaksin, di antaranya penyintas, seseorang yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), autoimun dan sebagainya. Termasuk juga ibu hamil dan ibu menyusui.
Untuk pendistribusian vaksin, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno menuturkan akan langsung dilakukan sesuai titik-titik yang sudah ditentukan.
Sementara untuk menjaga keamanan vaksin, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro secara tegas menyatakan akan mengamankan 24 jam hingga pemberian vaksin selesai. Jajaran dari Polresta Bogor Kota akan menempatkan personel di Kantor Dinkes Kota Bogor.
"Keamanan juga akan kami lakukan secara cyber patroli guna antisipasi adanya isu-isu hoaks terhadap vaksin ini. Kita ingin masyarakat aman dan nyaman, terhindar dari berita hoaks yang bisa menimbulkan rasa pesimis. Kita harus bangun pikiran sehat di Kota Bogor," tegasnya. (Baca juga: Penjelasan Ahli Terkait Efikasi Vaksin Sinovac 65,3% )
Bima Arya menerangkan, ada beberapa kriteria yang tidak bisa disuntik vaksin, di antaranya penyintas, seseorang yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), autoimun dan sebagainya. Termasuk juga ibu hamil dan ibu menyusui.
Untuk pendistribusian vaksin, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno menuturkan akan langsung dilakukan sesuai titik-titik yang sudah ditentukan.
Sementara untuk menjaga keamanan vaksin, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro secara tegas menyatakan akan mengamankan 24 jam hingga pemberian vaksin selesai. Jajaran dari Polresta Bogor Kota akan menempatkan personel di Kantor Dinkes Kota Bogor.
"Keamanan juga akan kami lakukan secara cyber patroli guna antisipasi adanya isu-isu hoaks terhadap vaksin ini. Kita ingin masyarakat aman dan nyaman, terhindar dari berita hoaks yang bisa menimbulkan rasa pesimis. Kita harus bangun pikiran sehat di Kota Bogor," tegasnya. (Baca juga: Penjelasan Ahli Terkait Efikasi Vaksin Sinovac 65,3% )
Lihat Juga :