Pemprov Sumsel Revisi Daerah Penerima Vaksin COVID-19 Sinovac
Selasa, 12 Januari 2021 - 11:20 WIB
Pemprov Sumsel Revisi Daerah Penerima Vaksin COVID-19 Sinovac. Foto/SINDOnews/Dede
PALEMBANG - Pemprov Sumsel merevisi distribusi vaksin COVID-19 Sinovac pada tahap pertama, dari semula untuk tujuh daerah menjadi empat kabupaten/kota.
Kepala Seksi Surveliensi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri mengatakan, empat daerah yang mendapat jatah vaksin COVID- Sinovac tahap pertama ini diantaranya Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang.
"Untuk tahap pertama ini ada 30.000 dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang akan didistribusi ke empat kabupaten/kota tadi," ujarnya, Selasa (12/1/2021).
Dari 30 ribu vaksin yang akan didistribusikan tersebut, kata Yusri, Kabupaten OI mendapatkan alokasi sebanyak 2.681 dosis/vial, Kabupaten OKI sebanyak 8.853 dosis/vial, Kabupaten Banyuasin sebanyak 3.272 dosis /vial dan Kota Palembang sebanyak 16.411 dosis/vial.
Selain itu, pihaknya juga tengah fokus memberikan pelatihan kepada para vaksinator yang dibagai dalam lima gelombang.
(Baca juga: DPRD Sumsel Belum Dilibatkan Terkait Sosialisasi Penerima Vaksin)
Kepala Seksi Surveliensi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri mengatakan, empat daerah yang mendapat jatah vaksin COVID- Sinovac tahap pertama ini diantaranya Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang.
"Untuk tahap pertama ini ada 30.000 dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang akan didistribusi ke empat kabupaten/kota tadi," ujarnya, Selasa (12/1/2021).
Dari 30 ribu vaksin yang akan didistribusikan tersebut, kata Yusri, Kabupaten OI mendapatkan alokasi sebanyak 2.681 dosis/vial, Kabupaten OKI sebanyak 8.853 dosis/vial, Kabupaten Banyuasin sebanyak 3.272 dosis /vial dan Kota Palembang sebanyak 16.411 dosis/vial.
Selain itu, pihaknya juga tengah fokus memberikan pelatihan kepada para vaksinator yang dibagai dalam lima gelombang.
(Baca juga: DPRD Sumsel Belum Dilibatkan Terkait Sosialisasi Penerima Vaksin)
Lihat Juga :