11 Orang Tewas Diterjang Longsor Sumadeng, Ini Penyebabnya Menurut Badan Geologi

Minggu, 10 Januari 2021 - 12:04 WIB
Menurut dia, tebing merupakan lahan terbuka tanpa vegetasi berakar kuat dan tanpa perkuatan lereng, serta saluran drainase yang kurang baik sedangkan bagian bawah merupakan pemukiman/rumah warga. Hujan yang turun dengan intensitas tinggi menjadi pemicu terjadinya gerakan tanah itu.

(Baca juga: Indah Halimah Putri, Warga Sumsel yang Masuk Dalam Daftar Penumpang Sriwijaya Air )

Menurut Kasbani, secara umum lokasi bencana merupakan perbukitan bergelombang yang berada pada ketinggian antara 700-750 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kelerengan yang terjal dan dibawahnya merupakan pemukiman/ perumahan warga.

(Baca juga: Korban Tewas Tanah Longsor Norwegia Jadi Tiga Orang )

Berdasarkan Peta Geologi Lembar Bandung, Jawa (P.H. Silitonga., P3G, 1973), daerah bencana tersusun oleh Endapan Gunungapi Muda (Qyu) berupa pasir tufaan, lapilli, breksi, lava dan aglomerat.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!