Jumlah Pengungsi di Sleman Turun Saat Aktivitas Gunung Merapi Meningkat

Jum'at, 08 Januari 2021 - 20:52 WIB
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi, terus menunjukkan peningkatan, namun jumlah pengungsi di Kabupaten Sleman, mengalami penurunan. Foto/Ilustrasi
SLEMAN - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus meningkat, Senin-Jumat (4-8/1/2021). BPTTKG mencatat dalam satu minggu ini guguran lava pijar teramati sebanyak 19 kali, dengan jarak luncur maksimal 800 meter ke hulu Sugai Krasak.

(Baca juga: Awan Panas Meluncur dari Puncak Merapi ke Kali Krasak, Warga Dilarang Mendekati Sungai )



Bahkan, pada Kamis (7/1/2021) terjadi awan panas guguran sebanyak empat kali. Namun, penigkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi tersebut, tidak menganggu aktivitas warga di lereng Gunung Merapi wilayah Kabupaten Sleman.

Termasuk warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman. Justru jumlah pengungsi mengalami penurunan. Pada Rabu (6/1/2020) tercatat ada 328 orang pengunngsi, sementara pada Kamis (7/1/2021) menjadi 311 orang pengungsi.

Penewo Cangkringan, Sleman, Suparmono mengatakan, adanya peningkatkan Gunung Merapi pada minggu ini tidak berpengaruh pada aktivitas warga Cangkringan. Termasuk yang ada dipengungsian barak Glagaharjo. "Tadi malam (Kamis, 7/1/2021) malah turun jadi 311 pengungsi," katanya, Jumat (8/1/2021) malam.

(Baca juga: Probolinggo Gempar, Mobil dan Helm Bisa Goyang Sendiri Terekam CCTV )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!