Waspada, Malam Ini Gunung Merapi Terus Keluarkan Lava Pijar
Jum'at, 08 Januari 2021 - 01:30 WIB
Tangkapan layar siaran youtube di akun Induk Frekom_86 sat menayangkan merapi terus keluarkan lava pijar. Foto: Istimewa
YOGYAKARTA - Gunung Merapi terus melakukan erupsi sepanjang hari ini, Kamis (7/1/2021). Hingga pukul 18.00 WIB petang, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) melaporkan empat kejadian awan panas guguran .
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, setelah dua kali awan panas pada pukul 08.02 WIB serta siang hari pukul 12.40 WIB, awan panas juga terjadi pada pukul 13.15 WIB serta 14.20 WIB. (Baca Juga: Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Skala Ancaman Belum Berubah)
Namun demikian, jarak awan panas masih pendek-pendek sehingga belum membahayakan penduduk di lereng Merapi. “Untuk awan panas pukul 13.15 WIB amplitudo 10 mm dan durasi 101 detik. Luncuran awanpanas terpantau ke arah hulu Kali Krasak dengan jarak luncur ±400 meter," ungkapnya di Yogyakarta, Kamis (7/1/2021).
Untuk awan panas berikutnya, yaitu pada pukul 14.02 WIB diketahui dengan amplitudo 10 mm dan durasi 92 detik.Namun demikian, awan panas tidak teramati secara visual karena cuaca di sekeliling Merapi berkabut. (Baca Juga: Status Siaga, Gunung Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar)
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, setelah dua kali awan panas pada pukul 08.02 WIB serta siang hari pukul 12.40 WIB, awan panas juga terjadi pada pukul 13.15 WIB serta 14.20 WIB. (Baca Juga: Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Skala Ancaman Belum Berubah)
Namun demikian, jarak awan panas masih pendek-pendek sehingga belum membahayakan penduduk di lereng Merapi. “Untuk awan panas pukul 13.15 WIB amplitudo 10 mm dan durasi 101 detik. Luncuran awanpanas terpantau ke arah hulu Kali Krasak dengan jarak luncur ±400 meter," ungkapnya di Yogyakarta, Kamis (7/1/2021).
Untuk awan panas berikutnya, yaitu pada pukul 14.02 WIB diketahui dengan amplitudo 10 mm dan durasi 92 detik.Namun demikian, awan panas tidak teramati secara visual karena cuaca di sekeliling Merapi berkabut. (Baca Juga: Status Siaga, Gunung Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar)
Lihat Juga :