Lulus Saat Pandemi, Dokter Muda Bisa Langsung Menangani Pasien COVID-19

Selasa, 05 Januari 2021 - 21:59 WIB
Hikmahanto menerangkan, ibarat tentara yang siap berperang maka para dokter muda ini juga harus siap berperang melawan COVID-19. Mereka harus menjalankan profesinya secara profesional dan bertanggungjawab kepada Tuhan YME, sesama, dan menghormati pasien sesuai dengan sumpa dokter yang telah diucapkan.

Tahun depan, lanjut dia, Fakultas Kedokteran (FK) Unjani yang mengelola Prodi dokter umum dan dokter gigi akan dipisah. FK akan mengelola Prodi dokter umum dan profesi dokter. Sementara prodi dokter gigi menjadi Fakultas Kedokteran Gigi yang mengelola prodi kedokteran gigi dan profesi dokter gigi.

(Baca juga: Suntik Vaksin COVID-19 untuk 44.000 Nakes Jabar Digelar Pekan Ketiga Januari )

"Itu sebagai salah satu pengembangan Unjani menuju smart campus sesuai arahan Pa KSAD selaku ketua dewan pembina. Serta open university yang menjalankan kegiatan pendidikan tatap muka jarak jauh," imbuhnya.

Dekan FK Unjani, Sutrisno menambahkan, sejak Oktober 1992 Prodi Kedokteran telah menerima mahasiswa sebanyak 3.968. Telah meluluskan program profesi dokter sebanyak 2.498 dan sarjana kedokteran 2.889. Sementara prodi kedokteran gigi telah menerima mahasiswa sebanyak 724 dengan lulusan sarjana kedokteran gigi 341 dan profesi dokter Gigi 217
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!