Transaksi Hanya Lewat Medsos, Bandar Ganja SMP Pakai Akun Palsu
Kamis, 14 Mei 2020 - 19:40 WIB
(Baca: Gubernur Jabar Tuntut Penjelasan Komprehensif soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan)
Hal itu yang kemudian mendorong pelaku ND untuk menjual ganja dengan pemesanan melalui media sosial. Berdasarkan pengakuan ND, dia berkenalan dengan Abang saat membeli ganja melalui media sosial.
Dia lalu menjadi pelanggan tetap napi tersebut, dan sering diberikan jatah ganja gratis namun dengan syarat tertentu. Yakni menjual ganja dengan iming-iming mendapatkan keuntungan materi. Diprediksi praktik ini sudah berjalan lama jika melihat barang bukti yang berhasil diamankan.
"Jadi antara pelaku dan abang ini berkenalan lewat facebook. Awalnya pelaku membeli ganja dengan paket murah, kemudian ketagihan dan tergiur untuk ikut menyebarkan," sambungnya.
(Baca: Jadi Bandar Ganja, Bocah SMP Kendalikan Bisnis lewat Medsos)
Hal itu yang kemudian mendorong pelaku ND untuk menjual ganja dengan pemesanan melalui media sosial. Berdasarkan pengakuan ND, dia berkenalan dengan Abang saat membeli ganja melalui media sosial.
Dia lalu menjadi pelanggan tetap napi tersebut, dan sering diberikan jatah ganja gratis namun dengan syarat tertentu. Yakni menjual ganja dengan iming-iming mendapatkan keuntungan materi. Diprediksi praktik ini sudah berjalan lama jika melihat barang bukti yang berhasil diamankan.
"Jadi antara pelaku dan abang ini berkenalan lewat facebook. Awalnya pelaku membeli ganja dengan paket murah, kemudian ketagihan dan tergiur untuk ikut menyebarkan," sambungnya.
(Baca: Jadi Bandar Ganja, Bocah SMP Kendalikan Bisnis lewat Medsos)
Lihat Juga :