PAD Dinas Pariwisata Bulukumba Tahun 2020 Lampaui Target
Selasa, 05 Januari 2021 - 16:19 WIB
Kadis Pariwisata Bulukumba, Ali Saleng. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
BULUKUMBA - Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang mampu merealisasikan capain pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2020. Bahkan realisasi tersebut, melampaui target.
“Capaian PAD untuk tahun 2020 kita over target, capaian kita berkisar 145 persen dari target PAD yang ditetapkan di APBD. Itupun kita tidak akumulasi di pertanggal 31 Desember,” terang Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba , Ali Saleng, Selasa (5/1/2021).
Baca juga: Tahun Depan, Wisatawan di Kawasan Bira Bulukumba Diasuransikan
November lalu kata Ali Saleng, berdasarkan data dari para pelaku usaha penginapan atau hotel di tempat destinasi wisata, banyak yang telah melakukan pemesanan.
"Sayangnya, satu minggu terakhir banyak yang cancel dan reschedule akibat meningkatnya angka penderita Covid-19 . Pada momen kali ini pun kami tidak mengadakan event akhir tahun seperti di tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.
Sementara pada tahun 2021, target PAD sesuai yang ditetapkan di APBD, senilai Rp5,5 miliar. Target PAD tahun ini naik dari target tahun lalu, yang hanya Rp2,5 miliar.
“Capaian PAD untuk tahun 2020 kita over target, capaian kita berkisar 145 persen dari target PAD yang ditetapkan di APBD. Itupun kita tidak akumulasi di pertanggal 31 Desember,” terang Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba , Ali Saleng, Selasa (5/1/2021).
Baca juga: Tahun Depan, Wisatawan di Kawasan Bira Bulukumba Diasuransikan
November lalu kata Ali Saleng, berdasarkan data dari para pelaku usaha penginapan atau hotel di tempat destinasi wisata, banyak yang telah melakukan pemesanan.
"Sayangnya, satu minggu terakhir banyak yang cancel dan reschedule akibat meningkatnya angka penderita Covid-19 . Pada momen kali ini pun kami tidak mengadakan event akhir tahun seperti di tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.
Sementara pada tahun 2021, target PAD sesuai yang ditetapkan di APBD, senilai Rp5,5 miliar. Target PAD tahun ini naik dari target tahun lalu, yang hanya Rp2,5 miliar.
Lihat Juga :