Dihantam Badai Pandemi, Ekonomi Jateng Merosot 5,2% Jadi 2,6%
Kamis, 14 Mei 2020 - 20:31 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo (kiri) saat berbincang dengan Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, di Semarang Rabu (13/5/2020). FOTO: Humas Pemprov Jateng
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut badai pandemi Covid-19 telah menggerogoti sektor perekonomian. Pelaku usaha kecil dan mikro paling terkena dampak, hingga gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tak terhindarkan.
“Dengan pandemi ini, ekonomi merosot, Jawa Tengah turun pertumbuhannya dari sekira 5,2% kemarin sekarang menjadi 2,6 %. Dan yang paling terkena adalah memang ekonomi kecil, yang mikro,” Ganjar saat diksusi online dengan pelaku UMKM dan Blibli.com, Kamis (14/5/2020).
Ganjar pun menyampaikan program Jogo Tonggo untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Selain pelaku usaha kecil, banyak pula buruh yang kehilangan pekerjaan sehingga tak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Program Jogo Jonggo ini menjaga tetangga. Apa yang dijaga? Dari aspek kesehatan, sosial, keamanan, terus kemudian hiburannya, juga ada namanya ekonomi. Mereka kena PHK, jualannya enggak laku, dirumahkan. Macam-macam,” terangnya.
“Dengan pandemi ini, ekonomi merosot, Jawa Tengah turun pertumbuhannya dari sekira 5,2% kemarin sekarang menjadi 2,6 %. Dan yang paling terkena adalah memang ekonomi kecil, yang mikro,” Ganjar saat diksusi online dengan pelaku UMKM dan Blibli.com, Kamis (14/5/2020).
Ganjar pun menyampaikan program Jogo Tonggo untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Selain pelaku usaha kecil, banyak pula buruh yang kehilangan pekerjaan sehingga tak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Program Jogo Jonggo ini menjaga tetangga. Apa yang dijaga? Dari aspek kesehatan, sosial, keamanan, terus kemudian hiburannya, juga ada namanya ekonomi. Mereka kena PHK, jualannya enggak laku, dirumahkan. Macam-macam,” terangnya.
Lihat Juga :