Bau Menyengat 1 Km, Bangkai Paus Balin Terdampar di Pesisir Aceh Besar

Senin, 04 Januari 2021 - 23:31 WIB
BPSPL Padang dan peneliti dari Unsyiah tersebut tidak bisa lagi melakukan nekropsi atau pembedahan pada bangkai paus balin tersebut karena telah lama membusuk dan hanya menyisakan kulit dan tulang belulang.

Dugaan sementara paus tersebut mati di tengah laut dan terdampar ke pesisir pantai Desa Lambaro Neujid. Lokasi terdamparnya paus balin ini jauh dari pemukiman dan jalan lintasan warga.

Warga Desa Lambaro Neujid, Rahmi Fajri mengatakan, paus tersebut terseret ke bibir pantai sejak 20 hari lalu, saat pasang purnama. “Diduga sudah mati di tengah laut karena berkelahi dengan kawanannya dan terdampar ke bibir pantai. Baunya sangat menyengat saat terik matahari,” katanya, Senin (4/1/2021).

Bangkai tersebut langsung di kuburkan di lokasi secara manual. Rencananya sekitar empat bulan ke depan akan di gali kembali untuk penelitian lanjutan. Warga berharap tulang belulang paus balin tersebut bisa di jadikan meseum sebagai bahan edukasi untuk warga sekitar.

Diketahui paus balin sangat jarang ditemukan dan ditetapkan sebagai spesies yang terancam punah.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!