Cabai Merah Palsu Beredar di Banyumas, Ini Langkah Kementan
Kamis, 31 Desember 2020 - 19:14 WIB
Menurut dia, adanya fenomena itu lantaran kini situasi di lapangan penjualan harga cabai amat mahal. Diketahui, jelang akhir tahun harganya kini naik 100% dari biasanya.
"Apapun itu ini bentuk dari kekecewaan, kekesalan Karena harga cabai sangat tinggi," ujarnya.
(Baca: Geger Cabai Rawit Diberi Pewarna Merah Beredar di Purwokerto)
Sebelumnya BN (35) pelaku pewarna cabe yang ternyata warga Temanggung diamankan oleh Polisi semalam. Pelaku mengaku mewarnai cabe dengan cat semprot pylox agar bisa mendapat keuntungan tinggi.
Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan, pelaku BN (35) warga Nampirejo Temanggung saat diperiksa mengaku mewarnai cabe hijaunya dengan cat semprot pylox. Caranya cabe rawit hijau diletakkan di tanah dengan alas kertas koran dan disemprot cat pylox berwarna merah setelah itu dijemur beberapa saat lalu dijual.
"Apapun itu ini bentuk dari kekecewaan, kekesalan Karena harga cabai sangat tinggi," ujarnya.
(Baca: Geger Cabai Rawit Diberi Pewarna Merah Beredar di Purwokerto)
Sebelumnya BN (35) pelaku pewarna cabe yang ternyata warga Temanggung diamankan oleh Polisi semalam. Pelaku mengaku mewarnai cabe dengan cat semprot pylox agar bisa mendapat keuntungan tinggi.
Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan, pelaku BN (35) warga Nampirejo Temanggung saat diperiksa mengaku mewarnai cabe hijaunya dengan cat semprot pylox. Caranya cabe rawit hijau diletakkan di tanah dengan alas kertas koran dan disemprot cat pylox berwarna merah setelah itu dijemur beberapa saat lalu dijual.
(sms)
Lihat Juga :