AS Gila-gilaan Bikin Senjata Nuklir, tapi Loyo Lawan Covid-19
Kamis, 14 Mei 2020 - 10:33 WIB
Awan jamur dari tes pertama bom hidrogen Ivy Mike Amerika Serikat (AS) di Enewetak, sebuah atol di Samudra Pasifik, pada tahun 1952. Foto/REUTERS/File Photo
WASHNGTON - Sebuah laporan baru memperlihatkan Amerika Serikat (AS) menjadi pemimpin dunia yang gila-gilaan menghamburkan uangnya untuk membuat senjata nuklir.
Ironisnya, Amerika jadi negara terparah di dunia yang dilanda pandemi Covid-19dengan jumlah kasus infeksi dan kematian tertinggi.
Data yang dikutip dari worldometers, Kamis (14/5/2020), menunjukkan Amerika memiliki 1.430.190 kasus infeksi Covid-19 dengan 85.192 kematian dan sebanyak 308.933 pasien berhasil disembuhkan. (BACA JUGA: Dubai Ubah Gedung Tertinggi di Dunia Jadi Kotak Amal Covid -19)
Laporan terbaru itu diterbitkan International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN). Dalam laporan itu disebutkan sembilan negara dengan belanja terbesar untuk persenjataan nuklir. Sembilan negara tersebut adalah AS, Inggris, Rusia, Pakistan, Korea Utara, Israel, India, Prancis dan China.
Ironisnya, Amerika jadi negara terparah di dunia yang dilanda pandemi Covid-19dengan jumlah kasus infeksi dan kematian tertinggi.
Data yang dikutip dari worldometers, Kamis (14/5/2020), menunjukkan Amerika memiliki 1.430.190 kasus infeksi Covid-19 dengan 85.192 kematian dan sebanyak 308.933 pasien berhasil disembuhkan. (BACA JUGA: Dubai Ubah Gedung Tertinggi di Dunia Jadi Kotak Amal Covid -19)
Laporan terbaru itu diterbitkan International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN). Dalam laporan itu disebutkan sembilan negara dengan belanja terbesar untuk persenjataan nuklir. Sembilan negara tersebut adalah AS, Inggris, Rusia, Pakistan, Korea Utara, Israel, India, Prancis dan China.
Lihat Juga :