Pemkab OKI Santuni Keluarga Korban ABK yang Dilarung
Rabu, 13 Mei 2020 - 21:07 WIB
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyambangi keluarga korban ABK kapal Cina Long Xing 629 yang jenazahnya dilarung ke laut, memberikan suport.
OKI - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyambangi keluarga korban ABK kapal Cina Long Xing 629 yang jenazahnya dilarung ke laut. Pemkab memberikan support atau semangat kepada keluarga yang ditinggalkan agar tegar menghadapi kenyataan pahit tersebut.
Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Djakfar Shodiq bersama Baznas dan Dinas Sosial secara bersamaan mendatangi rumah dari keluarga Sefri dan Ari, di Desa Serdang Menang, Kecamatan SP. Padang Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (12/05/2020) sore.
"Saya mewakili pemda OKI mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan, dan memang seharusnya pihak keluarga menuntut mencari keadilan," ucapnya seusai kunjungan.
Ditegaskan Wabup, pemda mendukung dan memfasilitasi sepenuhnya proses hukum yang akan ditempuh pihak keluarga. "Karena ini merupakan kejahatan Internasional, jadi kalau secara pribadi saya sendiri juga tidak menerima dengan kejadian yang menimpa korban,"
"Sedangkan secara pemerintah ya kita memberikan fasilitas untuk mendapatkan keadilan seperti yang diharapkan keluarga," tegas Shodiq. Ditambahkannya, selain kunjungan pemda juga memberikan bantuan uang tunai 1 juta dan sembako kepada kedua orang tua keluarga korban.
"Kita bersama Dinsos menyisihkan sedikit rezeki untuk meringankan beban mereka, semoga dapat memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan," jelasnya.
Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Djakfar Shodiq bersama Baznas dan Dinas Sosial secara bersamaan mendatangi rumah dari keluarga Sefri dan Ari, di Desa Serdang Menang, Kecamatan SP. Padang Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (12/05/2020) sore.
"Saya mewakili pemda OKI mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan, dan memang seharusnya pihak keluarga menuntut mencari keadilan," ucapnya seusai kunjungan.
Ditegaskan Wabup, pemda mendukung dan memfasilitasi sepenuhnya proses hukum yang akan ditempuh pihak keluarga. "Karena ini merupakan kejahatan Internasional, jadi kalau secara pribadi saya sendiri juga tidak menerima dengan kejadian yang menimpa korban,"
"Sedangkan secara pemerintah ya kita memberikan fasilitas untuk mendapatkan keadilan seperti yang diharapkan keluarga," tegas Shodiq. Ditambahkannya, selain kunjungan pemda juga memberikan bantuan uang tunai 1 juta dan sembako kepada kedua orang tua keluarga korban.
"Kita bersama Dinsos menyisihkan sedikit rezeki untuk meringankan beban mereka, semoga dapat memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan," jelasnya.
Lihat Juga :