PDP Corona di Salatiga Bertambah Tiga Orang
Kamis, 16 April 2020 - 19:55 WIB
Simulasi penanganan PDP corona di RSUD Dr Moewardi Solo, Jumat (31/1/2020). Jumlah PDP di Kota Salatiga bertambah tiga orang. FOTO/SINDOnews/ARY WAHYU WIBOWO
SALATIGA - Pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Kota Salatiga bertambah tiga orang. Dengan adanya penambahan tersebut, maka jumlah PDP hingga Kamis (16/4/2020) menjadi enam orang.
Para pasien tersebut sekarang menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Paru Dr Ario Wirawan (RSPAW) Kota Salatiga. Dari PDP tersebut, tiga di antaranya sudah terkonfirmasi positif corona.Penetapan positif corona terhadap tiga orang PDP tersebut, setelah dilakukan tes swab. Sedang tiga orang PDP terbaru, masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen di laboratorium.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah menjelaskan, dua orang yang baru dinyatakan PDP tersebut merupakan pasien baru. "Setelah dilakukan pemeriksaan, dua orang itu dinyatakan PDP," katanya, Kamis (16/4/2020).
Sedangkan satu orang PDP lainnya, sebelumnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan naik status menjadi PDP. Adapun riwayat pada PDP ada yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
Para pasien tersebut sekarang menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Paru Dr Ario Wirawan (RSPAW) Kota Salatiga. Dari PDP tersebut, tiga di antaranya sudah terkonfirmasi positif corona.Penetapan positif corona terhadap tiga orang PDP tersebut, setelah dilakukan tes swab. Sedang tiga orang PDP terbaru, masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen di laboratorium.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah menjelaskan, dua orang yang baru dinyatakan PDP tersebut merupakan pasien baru. "Setelah dilakukan pemeriksaan, dua orang itu dinyatakan PDP," katanya, Kamis (16/4/2020).
Sedangkan satu orang PDP lainnya, sebelumnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan naik status menjadi PDP. Adapun riwayat pada PDP ada yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
Lihat Juga :