Pegawai Kena Covid-19, Dinas Perpustakaan Sinjai Terapkan WFH
Jum'at, 11 Desember 2020 - 21:56 WIB
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sinjai menerapkan WFH lantaran adanya pegawai yang terpapar Covid-19. Foto: IST
SINJAI - Pelayanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sinjai ditutup sementara hingga dua pekan depan. Hal tersebut menyusul adanya salah satu pegawai di kantor tersebut yang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19.
Pelaksana Tugas Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa, membenarkan bahwa kantor yang beralamat di Jalan Raden Ajeng Kartini itu ditutup untuk sementara waktu dan memberlakukan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.
Baca juga: Satu Tahanan di Kejari Sinjai Terkonfirmasi Positif Covid-19
Langkah itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 setelah salah satu pegawai dinyatakan terpapar virus corona. Selain itu seluruh pegawai juga akan menjalani swab test untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh pegawai.
“Untuk sementara pelayanan di Kantor Perpustakaan Sinjai ditutup sementara sehingga para pegawai tetap menjalankan tupoksinya dari rumah. Pada hari ke sepuluh para pegawai wajib mengikuti tes swab untuk memastikan kondisi kesehatannya” kata dia, Jumat (11/12).
Kantor Perpustakaan dan Kearsipan , kata Jefrianto, akan dilakukan lockdown selama 14 hari termasuk perpustakaan layanan baca yang selalu ramai dikunjungi masyarakat. Penutupan kantor sudah dilakukan mulai Kamis kemarin (10/12/20) dan baru akan kembali beroperasi normal pada tanggal 23 Desember 2020.
Pelaksana Tugas Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sinjai Andi Jefrianto Asapa, membenarkan bahwa kantor yang beralamat di Jalan Raden Ajeng Kartini itu ditutup untuk sementara waktu dan memberlakukan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.
Baca juga: Satu Tahanan di Kejari Sinjai Terkonfirmasi Positif Covid-19
Langkah itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 setelah salah satu pegawai dinyatakan terpapar virus corona. Selain itu seluruh pegawai juga akan menjalani swab test untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh pegawai.
“Untuk sementara pelayanan di Kantor Perpustakaan Sinjai ditutup sementara sehingga para pegawai tetap menjalankan tupoksinya dari rumah. Pada hari ke sepuluh para pegawai wajib mengikuti tes swab untuk memastikan kondisi kesehatannya” kata dia, Jumat (11/12).
Kantor Perpustakaan dan Kearsipan , kata Jefrianto, akan dilakukan lockdown selama 14 hari termasuk perpustakaan layanan baca yang selalu ramai dikunjungi masyarakat. Penutupan kantor sudah dilakukan mulai Kamis kemarin (10/12/20) dan baru akan kembali beroperasi normal pada tanggal 23 Desember 2020.
Lihat Juga :