Pemkot Dukung Pengembangan Kawasan Bogor Heritage Ecopark
Rabu, 16 Desember 2020 - 14:59 WIB
"Nanti PT Sejahtera Eka Graha (SEG) selaku pengembang kawasan Bogor Rayayang akan merevitalisasi danau. Kemudian diserahkan ke Pemkot Bogor agar nanti bisa dimanfaatkan oleh Perumda Tirta Pakuan. Jadi pemanfaatan air danau ini untuk memenuhi jumlah layanan air," jelas Dedie.
Dedie melanjutkan, air di danau Bogor Raya berpotensi memiliki 400 liter per detik. Saat ini kondisi danau sedimentasi tinggi dan sudah puluhan tahun tidak diurus. Nanti setelah direvitalisasi, baru danau diserahkan menjadi PSU ke Pemkot Bogor.
"Penyerahan PSU itu kondisi danau harus dalam keadaan baik, jadi harus direvitalisasi dulu. Nanti danau pasti diserahkan sebagai PSU, tapi berdasarkan aturan Perda, harus dalam keadaan kondisi baik. Ditargetkan revitalisasi selama satu tahun," ungkapnya.
Menindaklanjuti rencana pengembangan kawasan tersebut, Pemkot melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor melaksanakan perjanjian kerja sama dengan PT SEG. Direktur Operasional PT SEG, Wahyu Kurniawan mengaku pihaknya akan melakukan pengelolaan air danau menjadi air baku air minum.
Dedie melanjutkan, air di danau Bogor Raya berpotensi memiliki 400 liter per detik. Saat ini kondisi danau sedimentasi tinggi dan sudah puluhan tahun tidak diurus. Nanti setelah direvitalisasi, baru danau diserahkan menjadi PSU ke Pemkot Bogor.
"Penyerahan PSU itu kondisi danau harus dalam keadaan baik, jadi harus direvitalisasi dulu. Nanti danau pasti diserahkan sebagai PSU, tapi berdasarkan aturan Perda, harus dalam keadaan kondisi baik. Ditargetkan revitalisasi selama satu tahun," ungkapnya.
Menindaklanjuti rencana pengembangan kawasan tersebut, Pemkot melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor melaksanakan perjanjian kerja sama dengan PT SEG. Direktur Operasional PT SEG, Wahyu Kurniawan mengaku pihaknya akan melakukan pengelolaan air danau menjadi air baku air minum.
Lihat Juga :