Baru Dibangun Dua Pekan, Tembok Penahan Jalan di Mojokerto Ambruk
Senin, 14 Desember 2020 - 14:31 WIB
"Jebol saat hujan lebat, bahkan air sampai meluber. Kemarin itu aliran air begitu deras karena curah hujan juga sangat tinggi," kata Hudin, saat ditemui di lokasi, Senin (14/12/2020).
Tembok penahan jalan itu, kata Hudin, baru rampung dibangun sekitar dua pekan lalu. Hal itu tampak pada beberapa bagian titik yang belum sepenuhnya diuruk. Menurutnya, pembangunan plengsengan itu guna memperlebar ruas jalan dari sebelumnya tiga meter menjadi enam meter.
Kondisi ini tentunya membahayakan warga setempat. Utamanya warga yang sering menggunakan ruas jalan tersebut untuk pergi ke sawah atau ke dusun lain. Bahkan, kondisi ruas jalan tersebut hanya mampu untuk dilintasi kendaraan roda dua saja.
"Kedalamannya mencapai dua meter, kalau tidak berhati-hati bisa terperosok. Apalagi saat hujan juga sudah sangat membahayakan jika dilewati, terlebih malam hari," terang Hudin.
(Baca juga: Kasus COVID-19 di Jatim Meningkat, Puluhan Warga Malah Bandel Tak Bermasker )
Tembok penahan jalan itu, kata Hudin, baru rampung dibangun sekitar dua pekan lalu. Hal itu tampak pada beberapa bagian titik yang belum sepenuhnya diuruk. Menurutnya, pembangunan plengsengan itu guna memperlebar ruas jalan dari sebelumnya tiga meter menjadi enam meter.
Kondisi ini tentunya membahayakan warga setempat. Utamanya warga yang sering menggunakan ruas jalan tersebut untuk pergi ke sawah atau ke dusun lain. Bahkan, kondisi ruas jalan tersebut hanya mampu untuk dilintasi kendaraan roda dua saja.
"Kedalamannya mencapai dua meter, kalau tidak berhati-hati bisa terperosok. Apalagi saat hujan juga sudah sangat membahayakan jika dilewati, terlebih malam hari," terang Hudin.
(Baca juga: Kasus COVID-19 di Jatim Meningkat, Puluhan Warga Malah Bandel Tak Bermasker )
Lihat Juga :