Jembatan Amblas, Pengendara Motor Jatuh ke Sungai, Satu Hilang Terbawa Arus
Minggu, 13 Desember 2020 - 18:47 WIB
Korban selamat, Imam saat menceritakan kronologi jatuhnya dia bersama rekannya ke sungai. Foto: iNews/Rizki Fauzan
DELISERDANG - Jembatan penghubung antarkecamatan di Desa Daluh Sepuluh Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) ambruk, Kamis (10/12/2020) dan menelan korban jiwa , Minggu (13/12/2020) pagi.
Robohnya Jembatan Sungai Batang Kuis di Desa Daluh Sepuluh sepanjang 7 meter. Diduga akibat pondasi jembatan terkikis erosi derasnya air sungai yang beberapa pekan ini terus meluap, sehingga pondasi jembatan terseret arus dan tumbangmasuk ke dasar sungai. (Baca Juga: Ancam Gorok Menkopolhukam Mahfud MD, 4 Anggota FPI Ditangkap)
Akibatnya, dua pengendara sepeda motor yang berbocengan tak melihat ambruknya jembatan tersebut ketika melintas dan terjun ke dalam sungai, satu berhasil selamat sementara satu lainnya hilang terbawa arus air sungai, hingga kini masih dilakukan pencarian.
Kejadian berawal saat korban Iman bersama temannya Sofian, berbocengan sepeda motor hendak melintas di jembatan tersebut, diduga korban tidak mengentahui kalau jembatan tersebut telah roboh, korban yang mengendarai sepeda motor terus memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi hingga tidak melihat adanya garis polisis (police line) di tengah badan jalan. (Baca Juga: Sadis, Paman di Gorontalo Serang Ponakan Membabi-buta hingga Tewas)
Robohnya Jembatan Sungai Batang Kuis di Desa Daluh Sepuluh sepanjang 7 meter. Diduga akibat pondasi jembatan terkikis erosi derasnya air sungai yang beberapa pekan ini terus meluap, sehingga pondasi jembatan terseret arus dan tumbangmasuk ke dasar sungai. (Baca Juga: Ancam Gorok Menkopolhukam Mahfud MD, 4 Anggota FPI Ditangkap)
Akibatnya, dua pengendara sepeda motor yang berbocengan tak melihat ambruknya jembatan tersebut ketika melintas dan terjun ke dalam sungai, satu berhasil selamat sementara satu lainnya hilang terbawa arus air sungai, hingga kini masih dilakukan pencarian.
Kejadian berawal saat korban Iman bersama temannya Sofian, berbocengan sepeda motor hendak melintas di jembatan tersebut, diduga korban tidak mengentahui kalau jembatan tersebut telah roboh, korban yang mengendarai sepeda motor terus memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi hingga tidak melihat adanya garis polisis (police line) di tengah badan jalan. (Baca Juga: Sadis, Paman di Gorontalo Serang Ponakan Membabi-buta hingga Tewas)
Lihat Juga :