Hari Perkebunan Nasional, Arum Sabil Minta Pemerintah Lirik Bio Energi Perkebunan

Sabtu, 12 Desember 2020 - 05:45 WIB
Menurut Arum Sabil, jika populasi umat manusia ini terus tumbuh dan berkembang, sementara luas daratan yang ada hanya 30% dari total luas permukaan bumi, maka yang muncul adalah persoalan pangan dan energi. "Tentu ini akan menjadi persoalan serius di masa yang akan datang," kata, Jumat (10/12/2020).

Oleh karena itu, tegas pria yang akrab disapa Abah Arum ini, tidak ada cara lain. Lahan yang ada saat ini harus benar-benar dimaksimalkan. Manusia tidak bisa terus mengandalkan kebutuhan energi untuk tenaga listrik maupun bahan bakar dari cadangan minyak bumi. Solusinya adalah energi terbarukan.

"Mulai saat ini tidak ada waktu lagi. Maka menyiapkan diri menggunakan energi terbarukan. Yaitu energi terbarukan yang kita hasilkan dari hasil pertanian dan perkebunan," imbuhnya.

(Baca juga: Belum Genap Dua Tahun Pimpin Jatim, Khofifah Sabet 83 Penghargaan )

Energi terbarukan tersebut antara lain seperti biodiesel dan bioethanol yang bersumber dari hasil perkebunan seperti kelapa sawit maupun pohon kelapa yang tumbuh di sekitar masyarakat. "Itu bisa dikembangkan menjadi bio diesel. Itu semua adalah komoditi perkebunan. Brazil misalnya, mampu memanfaatkan perkebunan tebu sebagai penghasil bioethanol," terang Arum Sabil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!