Kecam Radikalisme, Aliansi Warga Tasikmalaya Tolak Habib Rizieq di Kota Santri
Jum'at, 11 Desember 2020 - 12:52 WIB
Asep melanjutkan, kegaduhan yang terjadi pascakehadiran Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab di Tanah Air juga berpotensi memecah belah bangsa.
"Kami tidak rela bangsa dan negara ini diacak-acak. Kami tidak rela keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini dipecah belah," tegasnya lagi.
Oleh karenanya, Asep menyatakan, pihaknya menolak kehadiran Rizieq Shihab di Tasikmalaya yang terkenal dengan julukan Kota Santri itu.
(Baca juga: Cirebon Gempa 4,2 SR, Tak Ada Kerusakan )
Pihaknya tidak menghendaki kondusivitas Tasikmalaya yang selama ini terpelihara baik rusak gara-gara kehadiran Habib Rizieq.
"Kami menolak kehadiran Rizieq Shihab, kami tak ingin warga Tasikmayala terpecah belah," katanya.
"Kami tidak rela bangsa dan negara ini diacak-acak. Kami tidak rela keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini dipecah belah," tegasnya lagi.
Oleh karenanya, Asep menyatakan, pihaknya menolak kehadiran Rizieq Shihab di Tasikmalaya yang terkenal dengan julukan Kota Santri itu.
(Baca juga: Cirebon Gempa 4,2 SR, Tak Ada Kerusakan )
Pihaknya tidak menghendaki kondusivitas Tasikmalaya yang selama ini terpelihara baik rusak gara-gara kehadiran Habib Rizieq.
"Kami menolak kehadiran Rizieq Shihab, kami tak ingin warga Tasikmayala terpecah belah," katanya.
Lihat Juga :