Jalan-jalan di Pusat Kota Bogor pun Lengang

Kamis, 16 April 2020 - 17:40 WIB
"Wah parah pak sepi banget dari pagi sampai sekarang (pukul 13.00 WIB) belum dapat pesanan sama sekali, baik penumpang maupun order makanan. Biasanya sesepi-sepinya akibat Corona, setengah hari masih dapat Rp6.000 - Rp15.000," keluh Rudi, (35), driver ojol asal Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, saat ditemui di kawasan Puri Begawan, Baranangsiang, Kamis (16/04/2020).

Hal senada diungkapkan, Iyang, (38), sopir angkot 01 trayek Ciawi - Barangsiang. Ayah satu anak asal Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor itu mengaku sejak pagi mencoba keliling namun tak kunjung mendapatkan penumpang sesuai batas minimal yang diatur pemerintah.

"Yah pak, jangankan 50% atau 5 orang dari total kapasitas angkot 10 orang, dapat dua juga sudah Alhamdulillah. Sampai sekarang saya dari tadi ini cuma ngetem aja," ujarnya. (Baca juga; Bocah 9 Tahun Ini Serahkan Koin-koin Tabungan untuk Penanggulangan Wabah Corona )

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membenarkan sejak pagi hingga siang menjelang sore di hari kedua pemberlakuan PSBB arus lalu lintas dan mobilitas warganya relatif sepi. "Alhamdulillah, bahkan hari ini, Kereta Rel Listik (KRL) dan volume Lalu Lintas lebih landai dibanding hari pertama," katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!