SPAK Indonesia Ajak Perempuan Tolak Politik Uang
Selasa, 08 Desember 2020 - 15:37 WIB
SPAK Indonesia, kata Ema menyerukan perempuan , jangan takut membuat pilihan yang benar untuk memajukan 270 daerah pelaksana pilkada serentak . Serta memastika keberagaman tetap jadi sebuah kekayaan dan identitas bangsa.
Sekaligus membuka peluang dan kebebasan perempuan , anak, difabel, kelompok-kelompok marjinal dan lain-lain di daerah, untuk berpartisipasi dan meraih prestasi dalam politik, demokrasi, ekonomi, pemerintahan dan pembangunan di semua sektor.
"Yang akan mengantarkan suara perempuan di 270 daerah ini menjadi bagian penting dari setiap kebijakan nasional," ucap Ema.
Baca juga: Pemkab Pangkep Diminta Setop Bagi Insentif RT/RW Jelang Pencoblosan
Menurut dia, perempuan tak boleh berpikir pesimis dan menganggap suaranya tak berarti. Karena setiap suara perempuan berharga. Ema menekankan agar suara perempuan tidak ditukar dengan apapun.
"Waspada! Jual beli suara (politik uang) bisa terjadi sampai sesaat sebelum kita masuk bilik suara. Politik uang bisa menjerumuskan perempuan dalam kesengsaraan jangka panjang," tegasnya.
Sekaligus membuka peluang dan kebebasan perempuan , anak, difabel, kelompok-kelompok marjinal dan lain-lain di daerah, untuk berpartisipasi dan meraih prestasi dalam politik, demokrasi, ekonomi, pemerintahan dan pembangunan di semua sektor.
"Yang akan mengantarkan suara perempuan di 270 daerah ini menjadi bagian penting dari setiap kebijakan nasional," ucap Ema.
Baca juga: Pemkab Pangkep Diminta Setop Bagi Insentif RT/RW Jelang Pencoblosan
Menurut dia, perempuan tak boleh berpikir pesimis dan menganggap suaranya tak berarti. Karena setiap suara perempuan berharga. Ema menekankan agar suara perempuan tidak ditukar dengan apapun.
"Waspada! Jual beli suara (politik uang) bisa terjadi sampai sesaat sebelum kita masuk bilik suara. Politik uang bisa menjerumuskan perempuan dalam kesengsaraan jangka panjang," tegasnya.
Lihat Juga :