Digitaliasi Perluas Pemasaran Produk UMKM
Senin, 07 Desember 2020 - 19:22 WIB
Untuk mendukung dan mempercepat digitalisasi UMKM di Babel, Pemprov melakukan kerja sama dengan beberapa market place nasional. UMKM dibimbing untuk membuat akun market place dan photo produk. "Kita coba bekerja sama dengan market place. UMKM dibimbing oleh market place. UMKM diberikan cara membuat akun dan membuat fhoto produk. Ini agar mereka (pelaku UMKM.red) terbiasa melakukan berjualan di market place," jelasnya.
Selain itu, beberapa waktu lalu Pemprov juga melakukan pameran virtual produk UMKM. Melalui pameran virtual ini, produk-produk UMKM dipromosikan secara digital dan diconnecting kan ke market place. "Pameran virtual itu menampilkan produk UMKM dan sudah terkoneksi langsung ke market place babelaja.id. Di babelaja.id ini masyarakat bisa langsung berbelanja produk UMKM Babel," ujarnya.
Tak hanya pemasaran digital, Elfiyena menyebutkan bahwa saat ini pemprov Babel juga sudah memiliki rumah kemasan. Rumah kemasan ini akan membantu UMKM dalam membuat kemasan yang bagus dan sesuai dengan standarnya. "Kita siapkan rumah kemasan untuk bantu membuat kemasan yang bagus dan manarik. Kemasan yang menarik dapat mendorong pemasaran UMKM menjadi meningkat. Ini dilakukan agar UMKM kita semakin maju dan baik," sebutnya.
Kadis KUKM berharap para pelaku UMKM dimasa pandemi ini tetap semangat dan mau beralih ke digital. Banyak kesempatan dan peluang yang didapat dengan digitalisasi. "Pemerintah sudah fasilitasi, memberikan pelatihan dan bimbingan agar UMKM di Babel beralih kedigital. UMKM harus memanfaatkan ini dan diharapkan UMKM Babel bisa mandiri dan terus berinovasi," harapnya.
Selain itu, beberapa waktu lalu Pemprov juga melakukan pameran virtual produk UMKM. Melalui pameran virtual ini, produk-produk UMKM dipromosikan secara digital dan diconnecting kan ke market place. "Pameran virtual itu menampilkan produk UMKM dan sudah terkoneksi langsung ke market place babelaja.id. Di babelaja.id ini masyarakat bisa langsung berbelanja produk UMKM Babel," ujarnya.
Tak hanya pemasaran digital, Elfiyena menyebutkan bahwa saat ini pemprov Babel juga sudah memiliki rumah kemasan. Rumah kemasan ini akan membantu UMKM dalam membuat kemasan yang bagus dan sesuai dengan standarnya. "Kita siapkan rumah kemasan untuk bantu membuat kemasan yang bagus dan manarik. Kemasan yang menarik dapat mendorong pemasaran UMKM menjadi meningkat. Ini dilakukan agar UMKM kita semakin maju dan baik," sebutnya.
Kadis KUKM berharap para pelaku UMKM dimasa pandemi ini tetap semangat dan mau beralih ke digital. Banyak kesempatan dan peluang yang didapat dengan digitalisasi. "Pemerintah sudah fasilitasi, memberikan pelatihan dan bimbingan agar UMKM di Babel beralih kedigital. UMKM harus memanfaatkan ini dan diharapkan UMKM Babel bisa mandiri dan terus berinovasi," harapnya.
(alf)
Lihat Juga :