Kapolda Jateng Tegaskan Polri Tak Ada Beban Mencatat Hasil Pilkada
Minggu, 06 Desember 2020 - 01:51 WIB
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Pergeseran Pasukan BKO di Mapolda Jateng, Semarang, Sabtu (5/12/2020). Foto/iNews TV/Taufik Budi
SEMARANG - Polisi berkomitmen menjaga netralitas pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 . Sebanyak 14.575 personel polisi dikerahkan untuk mengamankan 21 kabupaten/kota di Jateng yang menggelar pesta demokrasi.
"Tidak ada beban anggota Polri untuk mencatat hasil Pilkada," terang Kapolda Jateng , Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Pergeseran Pasukan BKO di Mapolda Jateng, Semarang, Sabtu (5/12/2020).
(Baca juga: Pertemuan Tatap Muka Meningkat di Masa Akhir Kampanye, 458 Langgar Prokes)
"Tidak ada beban, tidak usah mencatat karena Polri itu sifatnya hanya pengamanan," tegas jenderal bintang dua itu.
(Baca juga: Kampanye Berakhir, Penyelenggara Pilkada Diminta Tegas Terhadap Pelanggaran)
Luthfi juga berpesan kepada anggota polisi untuk aktif mengimbau masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS (tempat pemungutan suara). Meski demikian, warga tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
"Tidak ada beban anggota Polri untuk mencatat hasil Pilkada," terang Kapolda Jateng , Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Pergeseran Pasukan BKO di Mapolda Jateng, Semarang, Sabtu (5/12/2020).
(Baca juga: Pertemuan Tatap Muka Meningkat di Masa Akhir Kampanye, 458 Langgar Prokes)
"Tidak ada beban, tidak usah mencatat karena Polri itu sifatnya hanya pengamanan," tegas jenderal bintang dua itu.
(Baca juga: Kampanye Berakhir, Penyelenggara Pilkada Diminta Tegas Terhadap Pelanggaran)
Luthfi juga berpesan kepada anggota polisi untuk aktif mengimbau masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS (tempat pemungutan suara). Meski demikian, warga tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
Lihat Juga :