Pemprov Jabar Dorong Ponpes Hasilkan Produk untuk Pasar Domestik dan Internasional

Jum'at, 04 Desember 2020 - 09:36 WIB
Dari 9.000 ponpes di Jabar, sebagian besar di antara mereka masih memerlukan pendampingan usaha, mulai dari penggalian potensi hingga pemasaran.

Melalui program OPOP, kata Kusmana, ponpes bakal mendapatkan peningkatan wawasan dan pengetahuan serta pendampingan usaha.

Harapannya, ponpes yang mengikuti program ini akan menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai tinggi di pasar domestik maupun pasar internasional.

"Produk-produk yang dihasilkan akan dicarikan pembelinya oleh Pemprov Jabar atau biasa kita sebut dengan off taker. Kita ingin pesantren mandiri secara ekonomi. Pesantren banyak di pedesaan, lewat OPOP kita ingin ada istilah tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia dan mati masuk surga," kata Kusmana di Bandung, Kamis (3/12/2020).

(Baca juga: Ratusan Unggas Mati Terkena Flu Burung, Terpapar Ayam dari Luar Daerah)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!