Survei Kepatuhan Protokol Covid-19, Pradi-Afifah Raih 60 Persen Suara

Jum'at, 04 Desember 2020 - 07:50 WIB
Menurut dia, hasil keterpilihan ini bisa berdasarkan banyak faktor. Melihat dari survei yang dilakukan terkait tema, metodologi yang dilakukan paslon nomor urut 1 Pradi-Afifah, melakukan kampanye dengan pertemuan terbatas sebanyak 25 persen. Kampanye dengan blusukan sebanyak 32 persen, sedangkan untuk kampanye secara daring atau online sebanyak 21 persen.

Sedangkan paslon nomor urut 2, melakukan kampanye dengan pertemuan terbatas sebanyak 24 persen, blusukan sebanyak 17 persen, dan daring atau online 23 persen. "Untuk kampanye pertemuan terbatas paslon Pradi-Afifah unggul 2 persen, blusukan unggul 32 persen, daring 6 persen dari paslon Idris-Imam," tandasnya.

Dalam survei yang dilakukan DEEP, paling banyak responden adalah milenial dengan usia 17-27 tahun sebanyak 40 persen. Survei dilakukan menurut kelurahan yang dipilih secara acak dan proposional, 10 Laki-laki dan 10 perempuan berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU depok.

"Keterpilihan paslon Pradi-Afifah lebih unggul di banding paslon Idris-Imam. Akan tetapi kampanye terus digencarkan oleh masing-masing paslon dan timses untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas yang nantinya bisa dikonversi menjadi suara pemilih," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!