Bangun Tidur, Pasutri Syok Menemukan Mobil dan Rumahnya Hangus Terbakar
Kamis, 03 Desember 2020 - 12:10 WIB
(Baca juga: Rumah Ortu Mahfud MD Dikepung, Ansor: Mereka Ajak Jihad, Kita Jawab)
Insiden kebakaran tersebut, kata Masduki berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Ia yang dalam keadaan tertidur tiba tiba dibangunkan istrinya karena mencium bau benda hangus. "Saya dibangunkan istri saya karena mencium bau sangit," kata Masduki.
Asal aroma benda terbakar itu datang dari arah depan. Saat keluar kamar dan menengok ke depan dari dalam ruangan, Masduki melihat api sudah berkobar besar. Di halaman rumah yang dikelilingi pagar terkunci, ia melihat api membakar mobil Mitsubishi X Pander dan Honda Jazz tahun 2016 miliknya.
Sepeda motor Honda Revo inventaris kantor juga ikut terbakar. "Kaca depan rumah saya meledak," terang Masduki. Dalam waktu cepat api menjalar ke ruang tamu dan terus merembet ke ruang tengah. Dalam kondisi panik, Masduki masih sempat menyelamatkan surat surat berharga, termasuk dokumen yang berkaitan dengan kepegawaian (PNS).
"Karena lewat depan sudah tidak mungkin, satu satunya jalan keluar hanya lewat pintu belakang dan nyebrang dengan tangga ke atas genting rumah bu Anis," terang Masduki. Karena kesulitan menghubungi petugas pemadam kebakaran, begitu berada di luar rumah, Masduki dibantu warga mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.
Insiden kebakaran tersebut, kata Masduki berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Ia yang dalam keadaan tertidur tiba tiba dibangunkan istrinya karena mencium bau benda hangus. "Saya dibangunkan istri saya karena mencium bau sangit," kata Masduki.
Asal aroma benda terbakar itu datang dari arah depan. Saat keluar kamar dan menengok ke depan dari dalam ruangan, Masduki melihat api sudah berkobar besar. Di halaman rumah yang dikelilingi pagar terkunci, ia melihat api membakar mobil Mitsubishi X Pander dan Honda Jazz tahun 2016 miliknya.
Sepeda motor Honda Revo inventaris kantor juga ikut terbakar. "Kaca depan rumah saya meledak," terang Masduki. Dalam waktu cepat api menjalar ke ruang tamu dan terus merembet ke ruang tengah. Dalam kondisi panik, Masduki masih sempat menyelamatkan surat surat berharga, termasuk dokumen yang berkaitan dengan kepegawaian (PNS).
"Karena lewat depan sudah tidak mungkin, satu satunya jalan keluar hanya lewat pintu belakang dan nyebrang dengan tangga ke atas genting rumah bu Anis," terang Masduki. Karena kesulitan menghubungi petugas pemadam kebakaran, begitu berada di luar rumah, Masduki dibantu warga mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.
Lihat Juga :