Tali BH Bantu Nenek 88 Tahun Survive di Hutan Maros

Selasa, 01 Desember 2020 - 19:55 WIB
“Kakinya patah saat jatuh di jurang sedalam sekitar 15 meter. Tali BH yang digunakan Nenek Kati terpaksa dibuka untuk diikat di bagian kakinya yang patah demi menahan tulang untuk tetap di posisinya,” kata Erwin Jamauluddin, Kanit Rescue Damkar Maros. (Baca Juga: Boven Digoel Papua Memanas, Massa Ngamuk Bakar Rumah Wakil Bupati)

Menurut cerita dari tim penolong dari Dinas Pamadam Kebakaran, Kabupaten Maros yang terlibat dalam proses pencarian tersebut. Sang nenek ditemukan sudah kondisi lemas dan kaki bagian kanan dekat engkenya mengalami patah tulang. “Jadi saat itu saya sisir sungai. Sementara tim lain menyisir lokasi ditemukannya ember milik nenek Kati. Kemudian terdengar suara dari tim nenek telah ditemukan,” kata Erwin.

Kemudian tim pancari yang terdiri dari BPBD Maros bersama Tim Damkar serta SAR gabungan bersama warga lainnya berama-ramai mengevakuasi nenek Kati menggunakan tandu. Nenek Kati ditemukan oleh warga dan pemerintah desa setempat saat proses pencarian malam itu. “Pencarian dimulai dari pukul 22.00 Wita sampai ditemukan 23.29 Wita,” tuturnya. (Baca Juga: Miris, Teriakan Minta Tolong Ibu Ini Tak Direspons Warga, 2 Anaknya Tewas Tak Tertolong)

Saat ditemukan kondisi sang nenek sudah lemas. Warga yang menemukan Nenek Kati selanjutnya memanggil tim penolong untuk mengangkat nenek. Beruntung nenek ditemukan selamat. Dan langsung dilarikan ke puskesmas Cenrana, Kabupaten Maros. "Pencarian malam itu sekitar dua jam. Saya malam itu supper. Setelah nenek dievakuasi oleh tim SAR gabungan kami strilkan area,” pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!