Pradi Supriatna Sebut Pembangunan di Kota Depok Bergerak Lambat

Selasa, 01 Desember 2020 - 15:05 WIB
Kemudian membangun Puskesmas di setiap Kelurahan dan satu unit Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap di setiap Kecamatan serta berobat gratis di Puskesmas dan RSud cukup menunjukkan KTP Kota Depok. Lalu memperbaiki posyandu dan posbindu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat dan menugaskan 1 dokter berkunjung sekali dalam sebulan.

“Berkenaan dengan masalah ekonomi kami melakukan pelatihan entrepreneur baru UMKM, kemudahan izin dan pendampingan serta permodalan untuk warga Depok yang ingin memulai usaha setelah mengikuti pelatihan dengan minimal Rp5.000.000,” ungkapnya. (Baca: Debat Kedua Pilkada Kota Depok Tanpa Idris, Imam Paparkan Program Unggulan)

Pradi-Afifah berjanji membantu pemasaran produk produk UMKM Kota Depok offline dan online memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan kepada warga Kota Depok khususnya kaum milenial agar Siap bekerja. Kemudian memberikan kesempatan untuk menjadi mitra Pemerintah Kota Depok.

Membenahi pasar-pasar tradisional agar menjadi modern bersih aman dan nyaman. “Membangun sarana prasarana olahraga pusat seni dan budaya sebagai tempat berkreasi warga. bekerja sama dengan BNN untuk mengatasi penyebaran narkotika. kami akan memfasilitasi warga untuk bercocok tanam di lahan terlantar yang ada di Kota Depok,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!