Selama Pandemi COVID-19, Jumlah Kehamilan di Palembang Menurun

Selasa, 12 Mei 2020 - 09:16 WIB
"Hal ini untuk mencegah atau meminimalisir potensi penularan COVID-19 di masyarakat," katanya.

Namun, khusus bagi ibu yang mengalami tanda bahaya, seperti; gerakan janin yang kurang baik, darah tinggi, pandangan kabur, dan tanda penurunan kesehatan lainnya, disarankan melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan.

"Kemudian untuk usia kandungan delapan bulan atau menjelang kelahiran harus melakukan minimal satu kali kontrol kesehatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, selama masa pandemi COVID-19 alat keluarga Berencana (KB) menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi, meski nilainya tidak terlalu signifikan.

"Pada Maret misalnya, vitamin, pil KB, dan alat kontrasepsi mengalami kenaikan harga. Namun, andilnya tidak terlalu signifikan terdadap inflasi secara umum yaitu sekitar 0,0002 persen," katanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!