Hanya 9 KK yang Dapat, Warga Warakas Tolak Bansos dari Kemensos

Senin, 11 Mei 2020 - 23:18 WIB
"Seharusnya tanggal 4 Mei sampai. Saya tanya ada bungkusan merah putih? Tidak ada yang datang. Sudah sepakat kita mau tolak karena buat bingung, enggak masuk nalar (dengan jumlah yang diterima)," jelasnya.

Sebelumnya, dalam bansos tahap pertama di bulan April 2020 lalu, sebanyak 7.023 KK di Kelurahan Warakas sudah menerima bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Yang paling pertama sekali itu tidak ada masalah. Angkanya tepat di 7.023 itu dan dilanjutkan dengan bantuan presiden melalui kemensos ini. Jadi carut marut," Terangnya.

Padahal, menurut Zaenal berdasarkan rekapitulasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Pusdatin Jamsos DKI Jakarta sudah ditetapkan oleh Kemensos. Akan tetapi jumlah penerima merosot drastis hingga tersisa hanya 9 KK menjelang pemberian bantuan dari Kemensos di bulan Mei 2020 ini. LMK Kelurahan Warakas pun sudah mencoba melaporkannya ke tingkat Sudin Sosial Jakarta Utara, Dinas Sosial DKI Jakarta, sampai ke Kementerian Sosial.

Namun hingga berita ini diturunkan, Zaenal mengaku belum ada jawaban yang pasti mengapa penerima bantuan sosial menurun. "Sepertinya data itu carut-marut. Ada yang bilang dari Tapem, dari Kominfo dan sebagainya, katanya.

Zaenal pun bercerita jika masyarakat sudah sangat resah, sebab kelurahan tetangganya sudah ada yang dapat.Sehingga, banyak warga yang berasumsi bahwa RT-RW tuh yang telah memakan. (Baca juga: Mengharukan, 12 Ribu Karyawan yang akan di PHK Membuat Video untuk Maskapai Penerbangan Ini )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!