KPU RI Diingatkan Terkait Kepastian Pelaksanaan Pilkada Boven Digoel Papua

Rabu, 25 November 2020 - 13:07 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diingatkan terkait kepastian pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boven Digoel, Papua. Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diingatkan terkait kepastian pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boven Digoel, Papua . Sebab, kepastian penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Boven Digoel, Papua masih menunggu keputusan KPU RI, setelah tiga anggota KPUD Kabupaten itu dihentikan sementara terkait dengan penetapan calon bupati.

KPU RI pun diminta agar membuat keputusan yang arif dan bijaksana serta tidak mengambil keputusan serampangn yang justru bisa memancing konflik di daerah. Informasi yang diperoleh Aliansi Pemuda Kabupaten Boven Digoel bahwa KPU RI masih membahas soal Pilkada Boven Digoel, mengenai status pencalonan salah satu pasangan calon.



"Sementara posisi tanggal 9 Desember sudah makin dekat. Kami tentu berharap agar KPU tidak membuat keputusan yang bisa memancing konflik tetapi memastikan agar pelaksanaan Pilkada bisa berjalan aman dan damai," ujar Ketua Aliansi Pemuda Kabupaten Boven Digoel, Bernolfus Tingge, kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Dia menegaskan, pihaknya khawatir suasana Pilkada di daerahnya tidak berlangsung aman dan menimbulkan konflik horizontal jika KPU membuat keputusan yang salah. Menurut dia, gelombang demontrasi di Boven Digoel hingga hari ini terus meningkat dan bahkan cenderung memanas.

Bukan saja karena pertarungan antar kandidat tetapi terutama situasi pascapenonaktifan komisioner KPU Daerah Boven Digoel oleh KPU RI telah menimbulkan gejolak yang luar biasa di masyarakat. "Sehingga kita melihat ini memicu terjadinya konflik horizontal sebagai imbas dari keputusan yang dilakukan KPU. Sebagai pemuda di daerah, kami tidak mau adanya pertumpahan darah yang disebabkan oleh konflik pilkada," tuturnya. (Baca: Satu Petugas KPPS Gunung Kidul Posotif Corona).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!