Penolakan Kehadiran Habib Rizieq di Jawa Barat Meluas

Selasa, 24 November 2020 - 13:17 WIB


Menurut Imron, masyarakat Kabupaten Indramayu khususnya dan warga Jabar umumnya sudah jenuh dengan pernyataan dari Habib Rizieq. "Kami ingin tenteram, damai. Kami sudah muak dengan segala cacian, kebencian. Kamu ingin hidup tenang," tegasnya.

Imron juga menegaskan, pihaknya menuntut Polda Jabar dan Polres Indramayu untuk tidak memberikan izin bagi panitia kedatangan Habib Rizieq di Indramayu. Mereka mendukung Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi, serta Satgas Penanganan COVID-19 dalam pemberian sanksi terhadap siapapun yang melanggar protokol kesehatan.

"Apalagi, sudah diprediksi sebelumnya bahwa kerumunan yang terjadi akibat kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia, di Bandara Soekarno Hatta, di Petamburan telah menimbulkan klaster baru COVID-19," katanya. Selain berorasi, mereka juga mengajak semua pihak, termasuk ormas Islam lainnya untuk menjaga protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran COVID-19.

Bahkan, sebagai bentuk penolakan, mereka juga sempat membakar seluruh atribut unjuk rasa bergambar Habib Rizieq yang mereka bawa. "Kami menolak kedatangan Habib Rizieq," teriak para pengunjuk rasa sambil membakar atribut tersebut Seusai menyampaikan aspirasinya yang dikawal ketat jajaran kepolisian, mereka pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!