1.000 Karina Terbentuk, Warga Surabaya Rutin Dapat Telur dan Wedang Pokak
Senin, 11 Mei 2020 - 15:59 WIB
Saifudin melanjutkan, apa yang dilakukan warga saat ini bisa membantu mengentikan penyebaran virus Corona di Kota Pahlawan. "Bu Risma dan Pak Eri kan sudah bekerja, makanya para warga membantunya secara swadaya. Semoga sinergi ini bisa semakin menghambat penyebaran virus Covid-19," jelasnya.
Sejak masuk masa pandemi, Relawan Eri Cahyadi bergerak dengan tujuan agar kampung-kampung di Surabaya memiliki protokol mandiri pencegahan Corona. Mereka mendorong karantina wilayah dilakukan di kampung-kampung dengan membatasi lalu lintas warga sekaligus disiplin penggunaan alat pencegahan.
Program yang diberi nama Karina itu tak hanya fokus di bidang kesehatan, tapi juga ekonomi. “Karena virus ini datang kepada kita tidak hanya berupa penyakitnya. Tapi juga dampak ekonomi yang tak kalah mematikan akibatnya,” kata Saifudin.
Saifudin mengakui, Relawan Eri Cahyadi awalnya adalah gerakan untuk mendorong penerus Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Eri Cahyadi, maju sebagai calon wali kota. Namun, di tengah kesulitan warga karena pandemi global, relawan lebih banyak bergerak untuk membantu meringankan beban masyarakat akibat Covid-19.
“Sejak awal fokus kami bukan semata politik. Tapi menjadi solusi di tengah masyarakat. Program ini direspons baik oleh warga kampung. Saat ini sudah ada 1.000 KARINA yang tersebar di Surabaya,” katanya.
Sejak masuk masa pandemi, Relawan Eri Cahyadi bergerak dengan tujuan agar kampung-kampung di Surabaya memiliki protokol mandiri pencegahan Corona. Mereka mendorong karantina wilayah dilakukan di kampung-kampung dengan membatasi lalu lintas warga sekaligus disiplin penggunaan alat pencegahan.
Program yang diberi nama Karina itu tak hanya fokus di bidang kesehatan, tapi juga ekonomi. “Karena virus ini datang kepada kita tidak hanya berupa penyakitnya. Tapi juga dampak ekonomi yang tak kalah mematikan akibatnya,” kata Saifudin.
Saifudin mengakui, Relawan Eri Cahyadi awalnya adalah gerakan untuk mendorong penerus Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Eri Cahyadi, maju sebagai calon wali kota. Namun, di tengah kesulitan warga karena pandemi global, relawan lebih banyak bergerak untuk membantu meringankan beban masyarakat akibat Covid-19.
“Sejak awal fokus kami bukan semata politik. Tapi menjadi solusi di tengah masyarakat. Program ini direspons baik oleh warga kampung. Saat ini sudah ada 1.000 KARINA yang tersebar di Surabaya,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :