Kepala Kampung Tak Segera Dilantik, Warga Geruduk Kantor Bupati Raja Ampat
Selasa, 24 November 2020 - 06:09 WIB
Puluhan Warga Kampung (Desa) Urbinasopen Distrik Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat, melakukan aksi demo damai di halaman kantor Bupati, Senin (23/11/2020).
WAISAI - Puluhan Warga Kampung (Desa) Urbinasopen Distrik Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat , melakukan aksi demo damai di halaman kantor Bupati, Senin (23/11/2020).
Aksi demo Warga tersebut menuntut agar pemerintah Raja Ampat segera melantik kepala kampung terpilih yakni Frits Krey. Pasalnya sudah hampir setahun lebih sejak Frits Krey terpilih, namun hingga saat ini belum juga dilantik. (Baca juga: Pemeran Video Porno Diamankan, Simak Pengakuan Polosnya )
Dalam aksi demo damai ini, warga membawa puluhan poster yang diantaranya tertulis "Bapak Presiden Jokowi segera menyikapi persoalan pemilihan kepala kampung di daerah Raja Ampat karena hasil pemilihan di politisasi jelang Pilkada Raja Ampat"
Selain itu juga dalam poster tersebut, tertulis "baru terjadi di Raja Ampat Plt kepala kampung bisa calonkan diri. Untuk itu warga Urbinasopen menanyakan apa dasar penetapan Plt kepala kampung."
Warga mendirikan tenda nginap di halaman kantor Bupati lengkap dengan peralatan memasak seperti, tungku, wajan dan sama belanga. Tak hanya itu saja, warga Urbinasopen juga mengancam akan memalang kantor desa atau kantor kepala kampung sampai dilakukan pelantikan kepada Frits Krey secara resmi oleh pemerintah selaku kepala kampung terpilih.(Baca juga: Kakak Asyik Wefie, Tak Tahu Adiknya Tewas Masuk Kolam Villa di Buleleng )
Aksi demo Warga tersebut menuntut agar pemerintah Raja Ampat segera melantik kepala kampung terpilih yakni Frits Krey. Pasalnya sudah hampir setahun lebih sejak Frits Krey terpilih, namun hingga saat ini belum juga dilantik. (Baca juga: Pemeran Video Porno Diamankan, Simak Pengakuan Polosnya )
Dalam aksi demo damai ini, warga membawa puluhan poster yang diantaranya tertulis "Bapak Presiden Jokowi segera menyikapi persoalan pemilihan kepala kampung di daerah Raja Ampat karena hasil pemilihan di politisasi jelang Pilkada Raja Ampat"
Selain itu juga dalam poster tersebut, tertulis "baru terjadi di Raja Ampat Plt kepala kampung bisa calonkan diri. Untuk itu warga Urbinasopen menanyakan apa dasar penetapan Plt kepala kampung."
Warga mendirikan tenda nginap di halaman kantor Bupati lengkap dengan peralatan memasak seperti, tungku, wajan dan sama belanga. Tak hanya itu saja, warga Urbinasopen juga mengancam akan memalang kantor desa atau kantor kepala kampung sampai dilakukan pelantikan kepada Frits Krey secara resmi oleh pemerintah selaku kepala kampung terpilih.(Baca juga: Kakak Asyik Wefie, Tak Tahu Adiknya Tewas Masuk Kolam Villa di Buleleng )
Lihat Juga :