Warga Petamburan Tolak Rapid Test, Kapolda Metro Jaya: Jangan Diancam, Kasian Mereka
Minggu, 22 November 2020 - 18:56 WIB
Selain itu, sejumlah warga di Gang Petamburan III, yang merupakan lokasi markas Front Pembela Islam (FPI), juga menolak dilakukan penyemprotan disinpektan. (Baca juga: Polda Turunkan 3 Mobil Water Canon, Penyemprotan Petamburan Dikawal Ketat Brimob)
Fadil sangat menyayangkan penolakan itu, tetapi meminta anggotanya tidak bertindak gegabah. Sanksi maupun ancaman tidak perlu diberikan kepada masyarakat yang menolak rapid test.
“Harus dibujuk terus sampai bisa. Jangan diancam atau kasih sanksi, kasian mereka. Kasih pengertian,” katanya. (Baca juga: Polda Turunkan 3 Mobil Water Canon, Penyemprotan Petamburan Dikawal Ketat Brimob)
Walaupun pada akhirnya segala upaya yang dilakukan tidak juga membuat warga bersedia dirapid test, Fadil meminta agar penanganannya diserahkan kepada masing masing secara mandiri. “Kalau menolak akan rugi sendiri, karena tujuan kita untuk kemanusiaan,” tutupnya.
(Baca juga : Kasdam Jaya Sebut Covid-19 di Jakarta Jauh Lebih Buruk dari yang Terlihat )
Fadil sangat menyayangkan penolakan itu, tetapi meminta anggotanya tidak bertindak gegabah. Sanksi maupun ancaman tidak perlu diberikan kepada masyarakat yang menolak rapid test.
“Harus dibujuk terus sampai bisa. Jangan diancam atau kasih sanksi, kasian mereka. Kasih pengertian,” katanya. (Baca juga: Polda Turunkan 3 Mobil Water Canon, Penyemprotan Petamburan Dikawal Ketat Brimob)
Walaupun pada akhirnya segala upaya yang dilakukan tidak juga membuat warga bersedia dirapid test, Fadil meminta agar penanganannya diserahkan kepada masing masing secara mandiri. “Kalau menolak akan rugi sendiri, karena tujuan kita untuk kemanusiaan,” tutupnya.
(Baca juga : Kasdam Jaya Sebut Covid-19 di Jakarta Jauh Lebih Buruk dari yang Terlihat )
(thm)
Lihat Juga :