Halaqah Santri Digital di Kudus Dorong Kreasi Konten Digital di Tengah Pandemi
Sabtu, 21 November 2020 - 11:03 WIB
“Kita harus bisa mengelola media sosial dengan sebaik mungkin dengan menghindari nilai dan dampak negatif yang timbul dari penggunaan media sosial,” tandasnya. Dia berharap lahirnya talenta muda kreatif yang mampu menjadi kreator konten digital dengan menggunakan berbagai platform media sosial sebagai sarana melakukan kreatifitas digital.
Sementara, Ketua PC IPNU Kudus, Muhammad Chasan Fauzi mengungkapkan, para peserta mengikuti kegiatan ini secara daring melalui zoom virtual (online) maupun luring (offline) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Menurutnya Chasan Fauzi, sudah saatnya pelajar dan santri memahami dan memanfaatkan literasi digital agar mampu menguasai ruang publik di tengah disrupsi digital. “Halaqah Santri Digital ini adalah ikhtiar agar pelajar dan santri dapat menjadi kreator digital yang terdidik dan terlatih di generasi ini,” ujarnya.
Selain itu, halaqah ini merupakan solusi yang strategis dan berdampak positif untuk mengurangi kejenuhan pelajar dan santri yang terpaksa melakukan aktivitas kegiatan belajar mengajar dari rumah selama pandemi COVID-19. “Kegiatan ini memberikan solusi yang produktif serta dampak yang positif bagi penguatan literasi digital pelajar dan santri,” katanya.
Sementara, Ketua PC IPNU Kudus, Muhammad Chasan Fauzi mengungkapkan, para peserta mengikuti kegiatan ini secara daring melalui zoom virtual (online) maupun luring (offline) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Menurutnya Chasan Fauzi, sudah saatnya pelajar dan santri memahami dan memanfaatkan literasi digital agar mampu menguasai ruang publik di tengah disrupsi digital. “Halaqah Santri Digital ini adalah ikhtiar agar pelajar dan santri dapat menjadi kreator digital yang terdidik dan terlatih di generasi ini,” ujarnya.
Selain itu, halaqah ini merupakan solusi yang strategis dan berdampak positif untuk mengurangi kejenuhan pelajar dan santri yang terpaksa melakukan aktivitas kegiatan belajar mengajar dari rumah selama pandemi COVID-19. “Kegiatan ini memberikan solusi yang produktif serta dampak yang positif bagi penguatan literasi digital pelajar dan santri,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :