Paslon Independen Ini Janjikan Modal Usaha hingga Rp200 Miliar
Sabtu, 21 November 2020 - 04:10 WIB
Cawabup Astiti Suwarni berdialog dengan Fatayat dan Muslomat NU Kabupaten Lamongan, Jumat (20/11/2020). Foto:SINDONews/Ali Masduki
LAMONGAN - Kaum perempuan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, khususnya Fatayat dan Muslimat NU mendapat angin segar dari calon bupati (Cabup) Lamongan. Tidak main-main, mereka dijanjikan pelatihan permodalan untuk usaha sebesar Rp200 miliar.
Janji tersebut dilontarkan oleh pasangan calon (paslon) Cabup Cawabup Lamongan dari jalur independen Suhandoyo-Astiti Suwarni , saat silaturrahim dengan ratusan Fatayat dan Muslimat di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. (Baca Juga: Cabup Cawabup Lamongan Suhandoyo-Astried Janji Dirikan Bengkel Becak Gratis)
Astried mengatakan, untuk pelatihan nantinya disesuaikan dengan bakat, minat dan potensi Fatayat - Muslimat yang dapat berkolaborasi dengan daerah atau desa masing-masing. “Kami punya program pemberdayaan perempuan. Paslon nomor urut 1 akan memberikan perhatian kepada ibu-ibu Fatayat dan Muslimat yaitu dengan memberikan pelatihan, keterampilan home made,” katanya. Jum'at (20/11/2020).
Pemberdayaan pelatihan tersebut, lanjut Astried Wahid, bertujuan untuk menaikkan produk UMKM di Kabupaten Lamongan. Pasalnya selama ini produk UMKM di Lamongan sulit bersaing dengan daerah lainnya. “Selain itu, hasil dari pelatihan keterampilan tersebut bisa dijual sehingga bisa menambah income, agar ibu Fatayat dan Muslimat bisa menjadi perempuan yang mandiri,” lanjutnya. (Baca Juga: Paslon Asner Akan Bangun Pusat Kuliner dan Wisata Budaya di Kota Pematangsiantar)
Janji tersebut dilontarkan oleh pasangan calon (paslon) Cabup Cawabup Lamongan dari jalur independen Suhandoyo-Astiti Suwarni , saat silaturrahim dengan ratusan Fatayat dan Muslimat di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. (Baca Juga: Cabup Cawabup Lamongan Suhandoyo-Astried Janji Dirikan Bengkel Becak Gratis)
Astried mengatakan, untuk pelatihan nantinya disesuaikan dengan bakat, minat dan potensi Fatayat - Muslimat yang dapat berkolaborasi dengan daerah atau desa masing-masing. “Kami punya program pemberdayaan perempuan. Paslon nomor urut 1 akan memberikan perhatian kepada ibu-ibu Fatayat dan Muslimat yaitu dengan memberikan pelatihan, keterampilan home made,” katanya. Jum'at (20/11/2020).
Pemberdayaan pelatihan tersebut, lanjut Astried Wahid, bertujuan untuk menaikkan produk UMKM di Kabupaten Lamongan. Pasalnya selama ini produk UMKM di Lamongan sulit bersaing dengan daerah lainnya. “Selain itu, hasil dari pelatihan keterampilan tersebut bisa dijual sehingga bisa menambah income, agar ibu Fatayat dan Muslimat bisa menjadi perempuan yang mandiri,” lanjutnya. (Baca Juga: Paslon Asner Akan Bangun Pusat Kuliner dan Wisata Budaya di Kota Pematangsiantar)
Lihat Juga :