Jelang Debat Publik, Ini yang Dilakukan Cabup-Cawabup Lamongan Suhandoyo-Astiti Suwarni
Sabtu, 14 November 2020 - 10:08 WIB
loading...
Paslon Suhandoyo-Astiti Suwarni siap mengikuti debat Pilkada Lamongan.Foto/SINDO Media/Ali Masduki
A
A
A
LAMONGAN - Menjelang debat publik pertama kandidat calon kepala daerah Kabupaten Lamongan, paslon nomor urut 1 Suhandoyo-Astiti Suwarni tidak melakukan persiapan khusus.
Debat pertama dengan tema "Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Memajukan Pembangunan di Kabupaten Lamongan" tersebut, akan digelar pada Sabtu (14/11/2020). (Baca juga: Siswi SMP Mual Dikira Masuk Angin, Dibawa ke Tukang Pijit, Eh Ternyata Dihamili Paman)
"Secara spesifik tidak ada persiapan khusus, kami hanya mempersiapkan kebugaran fisik agar besok tampil fit. Karena fisik yang bagus dan badan yang sehat bisa menjadi penolong utama saat debat besok," katanya. (Baca juga: Kakek di Blitar Tergantung di Pohon Mangga, Adik Kandung Histeris)
Namun Berbekal blusukan ke masyarakat bawah, ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu menjelaskan selama ini pihaknya telah berdialog mengenai persoalan diakar rumpun.
"Dengan bekal melakukan kunjungan ke desa, perkampungan dan pasar, kita sudah berdialog dengan masyarakat, tentu kami mengetahui langsung berbagai macam persoalan yang dihadapi masyarakat Lamongan," jelasnya.
Lebih lanjut, pasangan kompak itu akan berbicara potensi Lamongan yang dapat bersaing dan bisa dikembangkan lebih pesat.
Debat pertama dengan tema "Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Memajukan Pembangunan di Kabupaten Lamongan" tersebut, akan digelar pada Sabtu (14/11/2020). (Baca juga: Siswi SMP Mual Dikira Masuk Angin, Dibawa ke Tukang Pijit, Eh Ternyata Dihamili Paman)
"Secara spesifik tidak ada persiapan khusus, kami hanya mempersiapkan kebugaran fisik agar besok tampil fit. Karena fisik yang bagus dan badan yang sehat bisa menjadi penolong utama saat debat besok," katanya. (Baca juga: Kakek di Blitar Tergantung di Pohon Mangga, Adik Kandung Histeris)
Namun Berbekal blusukan ke masyarakat bawah, ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu menjelaskan selama ini pihaknya telah berdialog mengenai persoalan diakar rumpun.
"Dengan bekal melakukan kunjungan ke desa, perkampungan dan pasar, kita sudah berdialog dengan masyarakat, tentu kami mengetahui langsung berbagai macam persoalan yang dihadapi masyarakat Lamongan," jelasnya.
Lebih lanjut, pasangan kompak itu akan berbicara potensi Lamongan yang dapat bersaing dan bisa dikembangkan lebih pesat.
Lihat Juga :